PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan membangun Sekolah Rakyat (SR) sebagai alternatif pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan yang mengalami kesulitan belajar di jalur formal.
Program ini merupakan bagian dari agenda prioritas nasional. Di Kalimantan Timur, PPU menjadi satu dari empat daerah yang ditunjuk sebagai lokasi pendirian SR.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa pembangunan SR akan melibatkan dua perangkat daerah. “Dinas Sosial menangani verifikasi data dan administrasi siswa, sementara kami di Disdikpora mengurus kurikulum dan tenaga pengajar,” ucapnya pada Senin (12/5/2025).
Andi menegaskan, SR dirancang untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu atau yang memiliki keterbatasan dalam kemampuan akademik. Mereka membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih fleksibel dan manusiawi.
“Lingkungan belajar yang ramah dan mendukung sangat penting bagi tumbuh kembang mereka,” katanya.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 10 ribu anak di PPU berasal dari keluarga prasejahtera. Pemerintah daerah berharap SR mampu menjadi solusi bagi mereka untuk mendapat hak pendidikan yang layak.
“Kami ingin anak-anak ini mendapatkan peluang yang sama untuk maju seperti anak-anak lainnya,” tutup Andi. (Adv)

