Pemkab PPU Genjot Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Sepaku

selisik
2 Min Read

Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi desa. Salah satu upayanya dengan menggencarkan program pembentukan Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih.

Sosialisasi intensif mengenai pembentukan Kopdes dilakukan di Kantor Kecamatan Sepaku, Kamis (8/5/2025). Kegiatan ini menandai langkah awal untuk pembentukan koperasi serupa di daerah lainnya di PPU.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Margono Hadi Sutanto, memimpin langsung agenda tersebut, didampingi tim teknis. Sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengakselerasi implementasi program nasional sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

BACA JUGA:  Usulkan Sejumlah Proyek Strategis, Bupati PPU Bertemu Menteri PU

“KopDes Merah Putih adalah wujud nyata keberpihakan Pemkab PPU terhadap ekonomi masyarakat desa. Dengan semangat gotong royong dan tata kelola profesional, koperasi ini bisa menjadi penggerak utama kesejahteraan di tingkat desa,” ungkap Margono, Rabu (14/05/2025).

Ia menegaskan, koperasi yang berbasis kolektivitas dan pengelolaan sumber daya bersama ini memiliki visi membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh dan inklusif.

BACA JUGA:  Dispusip PPU Buka Ruang Edukasi Menyenangkan bagi Anak guna Tingkatkan Literasi

“Program ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM dalam memperkuat pilar ekonomi lokal,” tambahnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga turut memaparkan proses pembentukan badan hukum, penyusunan AD/ART, hingga rencana pelatihan manajemen koperasi. Sehingga, harapannya masyarakat memiliki pemahaman yang utuh mengenai alur pembentukan KopDes Merah Putih.

BACA JUGA:  Harga Cabai Naik Jelang Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Aman

“Kami menargetkan seluruh desa di Sepaku segera memiliki KopDes Merah Putih. Tahapan berikutnya adalah pendampingan intensif bagi desa yang siap, agar transformasi ekonomi desa berbasis koperasi tidak hanya jadi wacana, melainkan solusi nyata,” pungkasnya. (*)

Share This Article