Persiapan Rampung, CASN PPU Dijadwalkan Aktif Mulai Juni 2025

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menyiapkan jadwal pelantikan bagi para Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang lulus seleksi tahun 2024. Pelantikan tersebut direncanakan berlangsung pada bulan Mei 2025, dengan target para pegawai baru mulai bekerja sebulan kemudian.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie, menegaskan bahwa pelantikan dipercepat guna menghindari keterlambatan dalam proses administrasi penting seperti Surat Keputusan (SK) dan penggajian.

“Kami memang sengaja jadwalkan pelantikan lebih awal. Tujuannya agar SK dan penggajian bisa langsung diproses sebelum mereka mulai bertugas,” terang Ainie pada Kamis (17/4/2025).

BACA JUGA:  Optimalkan Retribusi Parkir Dishub PPU Godok Regulasi Baru

Ia menjelaskan bahwa pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi CPNS maupun PPPK sedang berlangsung dan terus dipantau secara berkala agar tidak ada hambatan dalam proses penetapan kepegawaian mereka.

“Semua formasi sudah kami kirim ke BKN. Kami upayakan agar proses NIP ini cepat selesai,” ujarnya.

Sementara itu, BKPSDM juga sudah mulai menyusun kebutuhan anggaran untuk penggajian para CASN baru. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penundaan saat mereka mulai menjalankan tugas di lingkungan Pemkab PPU.

BACA JUGA:  PPU Bangun Kawasan UMKM Terpadu di Sekitar Stadion Panglima Sentik

“Kami tidak ingin ada kendala teknis. Jadi anggaran gaji juga sedang kami pastikan tersedia sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Menurut Ainie, kehadiran CASN ini akan memperkuat layanan pemerintahan di berbagai sektor, terutama bidang-bidang yang selama ini kekurangan tenaga kerja. Dengan penempatan yang tepat, para pegawai baru diharapkan mampu mendorong kinerja instansi masing-masing.

BACA JUGA:  Ancaman Over Kapasitas TPA Buluminung, DLH PPU Siapkan Skema Baru

“Harapan kami, mereka bisa segera beradaptasi dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal,” tuturnya.

Seluruh tahapan ini disebut sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya aparatur, terlebih di tengah perkembangan PPU yang kian strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (Adv)

Share This Article