Pelabuhan Loktuan Diminta Dipasangi Alat Skrining GeNose

Bontang – Pelabuhan Loktuan akan kembali beroperasi. Utamanya bagi kapal penumpang. Pembukaannya pun diikuti sejumlah protokol kesehatan. Salah satunya mengurangi jumlah penumpang.

Namun, upaya lain menekan penyebaran Covid-19 diutarakan Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. Menurutnya, ketimbang membatasi jumlah pengunjung maksimal 2 orang, dia lebih menyarankan agar Pelabuhan Loktuan dipasangi alat skrining GeNose.

“Enggak bisa itu begitu, kasihan yang mau antar keluarganya,” ujarnya.

Politikus Gerindra itu mengatakan, baiknya Dishub melakukan pengadaan beberapa unit alat skrining korona GeNose. Selain alatnya relatif murah per unitnya, sekira Rp 65 juta, pun harga tes dan waktu pemeriksaan tak lama. Sekali tes GeNose dibandrol sekira Rp 20 – Rp 30 ribu. Itu dibebankan kepada pengantar atau penjemput. Hasil tes pun bisa keluar dalam 3 menit menggunakan hembusan napas.

“Ini kan tidak menghilangkan esensi menekan penyebaran Covid-19. Sebelum berangkat, calon penumpang dites antigen. Yang antar juga tes GeNose. Jadi aman juga,” ujarnya.