Samarinda – Polisi menemukan fakta baru terkait kasus tewasnya Suprianda (27) usai diterkam oleh harimau Sumatera milik majikannya berinisial A di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Selain harimau ternyata A juga memelihara macan dahan.
“Iya betul ada (macan dahan) sudah dievakuasi di hari bersamaan saat evakuasi harimau,” jelas Kapolresta Samarinda Kombes Ary Fadli, Selasa (21/11/2023) dikutip dari detikcom.
Ary menyebut bahwa A merupakan pengusaha yang gemar mengoleksi hewan buas atau yang dilindungi. Hal itu terbukti dan banyaknya kandang hewan di kediamannya di Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda.
“Iya faktanya seperti itu (banyak memelihara hewan),” kata Ary.
Selain itu Suprianda yang tewas oleh harimau milik A diketahui telah bekerja selama 3 tahun. Ia pun ditugaskan A memberikan makan setiap hari dari harimau itu kecil.
“Menurut keterangan istrinya seperti itu (sudah 3 tahun memberi makan harimau),” ungkapnya.
Sejauh ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap A, sebab dari keterangan sementara, polisi masih mendapatkan keterangan berbeda dari A dengan para saksi-saksi.
“Kita masih coba mensinkronkan lagi keterangan-keterangan, karena masih banyak keterangan dari pelaku yang berbeda dengan keterangan saksi-saksi yang ada,” sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, Suprianda tewas mengenaskan usai diterkam harimau Sumatera milik majikannya pada Sabtu (18/11). Korban tewas dengan luka gigitan di leher dan sebagian organ tubuhnya putus.

