Lansia di Bontang Kepergok Hendak Cabuli Anak Teman Sendiri

selisik
2 Min Read

Bontang – Seorang pria lanjut usia diamankan warga setelah diduga hendak melakukan pelecehan terhadap seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di wilayah Bontang Utara. Terduga pelaku diketahui merupakan teman ayah korban yang saat itu sedang bertamu.

Kejadian terungkap ketika ayah korban hendak menuju kamar kecil. Saat itu, ia memergoki anaknya bersama terduga pelaku di dalam kamar mandi.

BACA JUGA:  Pemuda di Kukar Cabuli 6 Bocah Laki-laki

Ayah korban kemudian mengejar terduga pelaku yang berusaha melarikan diri. Pria tersebut bahkan sempat memanjat bagian atap rumah warga untuk menghindari kejaran.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mengepung dan meminta terduga pelaku turun.

“Sudah dikepung dia. Terus kami paksa turun. Dia mau mencabuli anak saya. Posisi saya pergoki di dalam WC. Pelaku ini teman saya memang lagi bertamu. Rupanya dia punya niat jahat ke anak,” ujar ayah korban.

Ibu korban menuturkan, sebelumnya tidak ada yang mengetahui keberadaan anaknya bersama terduga pelaku di kamar mandi. Situasi baru diketahui ketika ayah korban hendak menuju kamar kecil.

BACA JUGA:  Bocah 5 Tahun Dicabuli Ayah Tiri

“Pas semuanya di depan rumah, temannya ini masuk ke rumah, ternyata dia ajak anak saya ke kamar mandi,” ujar ibu korban.

Setelah berhasil diamankan warga, terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Bontang Utara untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Bontang Utara AKP Lukito membenarkan adanya penanganan terhadap terduga pelaku. Ia mengatakan, pemeriksaan masih dilakukan oleh penyidik.

BACA JUGA:  Penjaga Warung di Puncak Bogor Cabuli 3 Bocah Perempuan

“Masih kami periksa di dalam,” ucap AKP Lukito.

Orang tua korban juga telah diminta membuat laporan. Selanjutnya, penyidik akan memproses perkara tersebut sesuai penanganan yang berlaku.

Sementara itu, korban nantinya akan mendapatkan pendampingan dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) selama proses penanganan perkara.

TAGGED:
Share This Article