Kakek di Berau Tewas Terbakar di Pondok Kebunnya

selisik
2 Min Read

Berau – Lansia berinisial BD (80) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) ditemukan tewas di pondok kebun miliknya yang hangus terbakar. Kebakaran diduga terjadi akibat lampu penerangan dari bahan bakar minyak tanah tumpah.

“Iya korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi terbakar,” kata Kasi Humas Polres Berau Iptu Suradi kepada detikcom, Senin (6/3/20/2023).

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh warga bernama David di pondok kebun milik korban di Kampung Suka Maryu, Kecamatan Talisayan, Berau pada Minggu (5/3) sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu David yang tengah berkebun terkejut melihat pondok korban habis terbakar.

BACA JUGA:  Tambang Emas Tradisional di Paser Longsor, 5 Orang Tewas

“Saat saksi melihat pondok korban terbakar langsung pergi ke rumah anaknya, dan sesampainya di sana saksi dan anak korban menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dengan kondisi luka bakar,” terangnya.

Polisi yang menerima laporan tersebut kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Hasil olah TKP, polisi menemukan sisa lampu penerangan yang berbahan bakar minyak tanah.

BACA JUGA:  Faisal Soroti SDM Pemadam Kebakaran yang Terkesan Lambat dan Tak Mahir Padamkan Api

“Dugaan pondok korban terbakar pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wita akibat lampu penerangan dari bahan bakar minyak tanah tumpah dan saat pondok terbakar korban juga ikut terbakar,” ungkapnya.

Suradi menjelaskan korban tinggal sendiri di pondok yang jauh dari permukiman. Saat kebakaran terjadi warga lain tidak mengetahui hal tersebut apalagi terjadi dini hari.

“Awalnya korban itu tinggal bertiga sama anak dan menantunya, karena menantunya masuk penjara, anak korban perempuan memutuskan tinggal di rumah lain, dan korban hanya sendiri di pondok,” bebernya.

BACA JUGA:  Kebakaran Setelah Salat Jumat, Dinding Bertuliskan Allah dan Muhammad Lolos dari Api

Saat ini jasad korban telah dibawa ke RSUD Talisayan untuk keperluan visum guna memastikan penyebab kematian korban.

“Kami masih menunggu hasil visum, apakah korban meninggal dunia akibat murni terbakar atau ada hal lain yang menyebabkan korban meninggal,” pungkasnya.

Share This Article