Jelang Ramadan, Pemkot Diminta Lebih Intens Pantau Harga Bahan Pangan

Bontang – Jelang Ramadan, Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta pemkot dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang lebih intens melakukan monitoring harga dan stok bahan pangan di pasar tradisional.

“Walau sekarang aman, tapi bisa saja bisa cepat berubah, apalagi saat Ramadan kebutuhan meningkat,” ujarnya.

Pemantauan lapangan juga untuk memastikan DKP3 mendapat data real time soal harga dan pasokan. Yang paling ditekankan Agus Haris ialah pasok. Dia meminta, selain monitoring 3 pasar tradisional, juga menyambangi agen-agen. Sebab di sana lah gerbang awal masuknya produk, sebelum diecer kembali warung kecil di bawahnya.

“Kalau permintaan tinggi, stok kurang, bisa tidak terkontrol harga bahan pangan,” katanya.

Adapun saat ini stok 9 bahan pokok di pasar terpantau aman. Begitu pun dengan harga yang terbilang stabil. Seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabe besar. Kemudian cabe rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng.

Dari hasil pantauan DKP3 di 3 pasar tradisional di Bontang, stok kebutuhan pokok rata-rata berada di atas 2 kali lipat kebutuhan pasar.Tidak ada ledakan harga yang berarti.