BACA JUGA:  Polisi Belum Pastikan Wowon Otak Pembunuhan Berantai

Ibu di Berau Bunuh Anak Kandung Karena Pengangguran dan Suka Ambil Uang

Berau – Polisi mengungkap motif wanita inisial MN (53) di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), nekat membunuh sadis putranya, EJ (29). Pelaku disebut sakit hati karena korban pengangguran dan kerap mengambil uang milik pelaku.

Melansir detikcom, Rabu (22/5) pembunuhan itu terjadi di Jalan Sei Kuyang, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau pada Minggu (19/5) pukul 00.30 Wita. Pelaku membunuh korban dengan dibantu oleh adik kandung korban, SR (22).

BACA JUGA:  Polisi Belum Pastikan Wowon Otak Pembunuhan Berantai

“Kedua pelaku kerap cekcok dengan korban dan juga kedua pelaku sakit hati karena korban tidak memiliki pekerjaan serta sering mengambil uang pelaku dan meminjam handphone tanpa bilang-bilang,” kata Kasi Humas Polres Berau Iptu Suradi kepada detikcom, Selasa (21/5/204).

Menurut Suradi, pelaku MN awalnya menyuruh anaknya SR membunuh korban. Saat itu MN membangunkan SR dan keduanya pergi ke kamar korban yang sedang tidur.

Setelah tiba di kamar EJ, SR kemudian mematikan lampu kamar. Dia bersama ibunya pergi ke dapur mengambil pisau.

BACA JUGA:  Terduga Pembunuh Wanita di Hotel Blora Terekam Kabur dalam Kondisi Bugil

“Setelah itu keduanya masuk ke kamar korban, dimana pelaku SR menindih tubuh korban, sementara MN menusukkan pisau sebanyak dua kali ke leher korban,” terangnya.

EJ seketika tewas dengan luka tusuk di leher. Sementara kedua pelaku membersihkan diri di TKP. Usai kejadian itu keduanya membuat laporan penemuan mayat korban ke ketua RT setempat.

BACA JUGA:  Tukang Pijat di Malang Mutilasi Warga Surabaya

“Pelaku sempat membuang pakaian yang digunakannya ke sungai setelah itu melapor ke Ketua RT,” jelasnya.

Kasus pembunuhan itu terungkap usai keduanya diperiksa sebagai saksi. Saat pemeriksaan polisi menemukan kejanggalan dari keterangan hingga akhirnya ibu dan anak tersebut mengakui perbuatannya.

“Iya ada kejanggalan karena pada saat kejadian kedua pelaku ini saja yang ada di lokasi kejadian, setelah dilakukan interogasi mendalam keduanya mengakui perbuatannya,” pungkasnya.

You might also like

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 107