Home Industry Sabu Jaringan Internasional Digerebek di Balikpapan, Dua Pelaku Diciduk

selisik
2 Min Read

Balikpapan – Tim 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkap produksi narkoba rumahan jenis sabu-sabu di Kota Balikpapan dengan bahan baku yang dipasok dari Malaysia diduga jaringan internasional.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romy Tamtelahitu, mengatakan produksi narkoba di sebuah rumah itu berawal dari penangkapan seorang wanita berinisial AS dengan barang bukti dua paket sabu seberat 6,23 gram dan 5,29 gram bruto.

BACA JUGA:  11 Kg Sabu Senilai Rp20 Miliar Diamankan di Sangatta, Dua Pelaku Ditangkap

“Setelah dilakukan pengembangan terhadap AS yang ditangkap pada Selasa (28/4) tersebut, terungkap AS merupakan kaki tangan dari seorang pria berinisial OH,” ujarnya seperti diberitakan Antara, Minggu.

Kemudian, personel Tim 3 Ditresnarkoba Polda Kaltim melakukan penggerebekan rumah OH dan menemukan laboratorium mini yang dipergunakan untuk produksi sabu-sabu di dalam kamar OH

Dia menjelaskan penyelidikan mendalam mengungkap OH merupakan seorang residivis kasus narkotika, dan mengaku memproduksi sabu-sabu sendiri untuk diedarkan di wilayah Kaltim.

BACA JUGA:  Warga Loktuan Ditangkap Polisi Usai Beli Sabu di Samarinda

“Dalam kamar OH ditemukan alat-alat dan bahan baku untuk membuat sabu, bahan baku dipasok dari Malaysia, ini bagian dari jaringan internasional,” ujarnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pengacuan pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Terkait penanganan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba menjadi prioritas Polda Kaltim, Ditresnarkoba serentak melakukan penindakan untuk menjamin masyarakat terbebas dari bahaya narkoba.

BACA JUGA:  Tiga TKD Bontang yang Positif Sabu Dipecat

Dia juga mengimbau masyarakat agar jangan segan memberikan informasi melalui layanan 110 atau kanal lainnya, jika menemukan indikasi peredaran narkoba di wilayahnya.

TAGGED:
Share This Article