Hari ke-4 Pencarian Thaha, Polairud Perluas Pencarian

Bontang — Thaha, pemancing yang hilang di kawasan perairan Serang, Bontang belum juga ditemukan. Pada pencarian hari ke-4, Polairud Bontang memilih memperluas lokasi penyisiran.

Dalam pencarian di hari ke-3, Selasa (12/1/2021) Polairud melakukan pencarian dengan radius 200 meter dari titik kejadian. Kemudian di hari selanjutnya pencarian di perluas menjadi 600 meter.

“Tetap arah pencarian ditarik dari kawasan TKP,” kata KBO Polair Polres Bontang Iptu Edi Mujianto ditemui, Rabu (13/1/2021).

Dia mengatakan pihaknya menurunkan satu unit kapal pencarian, dengan 4 personel yang dikomando Bripka Yudi Siswanto. Penyisiran dimulai pukul 14.00-22.00 Wita. Namun, dia mengakui pencarian dipersulit oleh cuaca buruk.

“Kalau tiba-tiba badai datang, terpaksa harus mundur ke Pelabuhan Tanjung Laut lagi. Enggak bisa dipaksakan,” urainya.

Pencarian rencana akan dilakukan hingga hari ke-9. Selanjutnya Polairud akan berkoordinasi dengan BPBD dan Basarnas terkait kelanjutan pencarian.

Dikatakan Edi, selama 3 hari pihaknya melakukan penyisiran di perairan Telaga Serang, lokasi terakhir tempat hilangnya pemancing yang juga merupakan Warga Marangkayu, Kutai Kartanegara, pihaknya belum menemukan tanda-tanda keberadaan Thaha. Puing-puing sisa kapal yang digunakan ketika memancing pun tidak ada.

Sebagai informasi, Thaha bersama 3 rekannya yang lain diketahui pergi memancing di Perairan Telaga Serang menggunakan kapal klotok bermesin tempel. Minggu (10/1/2021) sekira pukul 04.00 kapal yang ditumpangi itu tiba-tiba dihajar kapal lebih besar, yang diduga kapal tanker. Ketika kejadian, 3 pemancing lain lantas terjun ke laut. Mereka menggunakan boks gabus dan jeriken untuk tetap mengapung di laut. Sementara Thaha masih bertahan di kapal. Diduga, lantaran Thaha memang tak mahir berenang.