Gubernur Kaltim Ancam Hentikan Operasi PT KPC Buntut Jalan Sangatta-Bengalon Rusak Parah

selisik
2 Min Read

Kutai Timur – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melontarkan teguran keras kepada manajemen PT Kaltim Prima Coal (KPC) setelah meninjau ruas jalan Sangatta-Bengalon, Sabtu, 6 September 2025. Jalan nasional itu terlihat rusak parah dan hampir terputus akibat aktivitas penambangan.

Rudy, yang mengemudikan sendiri mobil dinasnya saat kunjungan kerja ke Kutai Timur, langsung menghentikan perjalanan ketika melihat kondisi jalan di titik Crossing 4.

BACA JUGA:  Harga Material Bangunan Melambung, Kontraktor Bontang Terancam Rugi

Gubernur Kaltim menilai kerusakan itu dapat memutus akses utama logistik dan transportasi masyarakat.

“Kalau jalan ini putus, dampak sosial dan ekonominya sangat besar,” ujarnya dengan nada tinggi.

Menurut Rudy, keberadaan alat berat tambang yang melintas setiap hari mempercepat kerusakan jalan. Oleh karena itu, ia menuntut KPC segera berkoordinasi lebih serius dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk melakukan perbaikan.

BACA JUGA:  Pembangunan Ulang Jembatan Pontianak Dimulai Akhir Maret

Ia bahkan mengancam akan menghentikan operasi penambangan jika tidak ada langkah nyata.

“Kalau dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjut, kegiatan penambangan akan kami hentikan sampai jalan dibenahi,” kata Rudy seperti dikutip dari situs Pemprov Kaltim.

Manajemen KPC melalui GM ESD, Wawan Setiawan, menyebut penyelesaiannya sudah melakukan sejumlah perbaikan di beberapa titik, meski masih ada ruas yang memerlukan koordinasi dengan BBPJN.

BACA JUGA:  Enam Wilayah di Kaltim Sulit Terjangkau Internet

Dalam peninjauan tersebut, Rudy didampingi Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni, Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, serta anggota DPR RI dan DPRD Kaltim dari daerah pemilihan setempat.

(kaltimpost.id)

Share This Article