Perbaikan Seluruh Jalan Provinsi di Kaltim Butuh Rp3 Triliun

Samarinda – Perbaikan seluruh jalan provinsi di wilayah Kalimantan Timur disebut-sebut membutuhkan biaya yang cukup besar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-PERA) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menyebut, untuk merubah jalan yang kondisinya rusak ringan dan berat menjadi baik membutuhkan anggaran lebih dari Rp3 triliun.

Saat ini, dari 895 kilometer jalan milik provinsi, sudah sekitar 75 persen dalam kondisi baik dan sedang. Sementara sisanya masuk dalam kategori rusak ringan dan berat. Khususnya pada wilayah Simpang Kaliorang-Talisayan-Tanjung Redeb. Ditambah jalanan kondisi terbuka belum teraspal yang masih sekitar 100 kilometer.

“Makanya kita perlu anggaran lebih dari Rp3 triliun untuk merubah jalan menjadi mantap,” kata Nanda sapaannya.

BACA JUGA:  Progres Pembangunan Turap di Kelurahan Gunung Elai Capai 5,5 Persen

Ia menyebut, target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sampai akhir masa jabatan tahun 2023 nanti yakni 78 persen. Tentu apabila dibandingkan dengan persentase yang saat ini diraih, sejatinya telah melampaui target tahunan di 2022 ini.

“Diakhir masa jabatan justru dari kita upayakan bisa sampai 80 persen dari kondisi jalanan milik provinsi ini,” sebutnya dilansir dari Koran Kaltim.

Kendala yang ada kata Nanda, sebenarnya hanya persoalan anggaran. Sebab, antara panjang jalan dan anggaran yang tersedia tidak imbang.

Sebagai informasi, panjang jalan nasional di Kaltim yakni sekitar 1.700 kilometer, jalan provinsi 895 kilometer dan jalan kabupaten/kota 8.000 kilometer.

%d blogger menyukai ini: