Ekonomi Kaltim Triwulan II Tumbuh 3,03 Persen

selisik
2 Min Read

Samarinda – Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan Triwulan II-2022 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 3,03 persen. Mengalami perbaikan akibat didorong oleh meningkatnya kinerja ekonomi di hampir seluruh lapangan usaha.

“Kecuali lapangan usaha konstruksi yang turun 2,14 persen dan lapangan usaha jasa keuangan. Serta asuransi yang turun sebesar 4,34 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Yusniar Juliana dalam rilis virtual di Samarinda, Jumat.

Dari lima belas lapangan usaha yang tumbuh positif, katanya, lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib mengalami pertumbuhan tertinggi yang mencapai 8,32 persen.

BACA JUGA:  Menteri Perdagangan Khawatir Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan

Diikuti lapangan usaha transportasi dan pergudangan tumbuh 7,79 persen, lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh sebesar 4,61 persen.

Selanjutnya, lapangan usaha pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 3,88 persen. Kemudian lapangan usaha industri pengolahan tumbuh sebesar 2,82 persen.

Dilansir dari Antara Kaltim, jika diamati berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi secara q-to-q, ada lima belas lapangan usaha memberikan andil positif.

BACA JUGA:  Penetapan UMK Bontang 2023 Tunggu Hasil Pembahasan UMP Kaltim

Dari jumlah ini, tiga lapangan usaha memberikan andil positif terbesar, pertambangan dan penggalian sebesar 1,80 persen, diikuti lapangan usaha industrii pengolahan 0,57 persen, dan lapangan usaha transportasi serta pergudangan sebesar 0,23 persen.

Selain itu, sumber pertumbuhan ekonomi juga berasal dari andil positif dari lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,21 persen.

Kemudian lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 0,17 persen. Termasuk sepuluh lapangan usaha lainnya yang memberikan andil positif kurang dari 0,15 persen.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Konstruksi di Kaltim Melonjak Pesat Imbas IKN

Namun, terdapat dua lapangan usaha yang belum mampu memberikan andil positif terhadap penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kaltim Triwulan II-2022 secara q-to-q.

“Keduanya adalah lapangan usaha konstruksi yang memberikan andil negatif 0,17 persen. Kemudian lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi yang memberikan andil negatif 0,07 persen,” pungkasnya.

TAGGED:
Share This Article