DTPHP Kutim Berupaya Dongkrak Sektor Pertanian dan Peternakan Lewat Programa

selisik
2 Min Read

Kutai Timur – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Keuangan dan Pemerintah Daerah (P2KPD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kegiatan Tahun 2023 dan Workshop Tata Cara Penyusunan Programa di Queen Marry 1 Meeting Room Aston Samarinda Hotel & Convention pada Jumat (1/12/2023) malam.

Acara ini diikuti oleh ratusan peserta, termasuk 3 orang perwakilan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari UPT dan Keswan DTPHP setiap kecamatan di Kutim. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum, dan Ketua P2KPD Jamaluddin Arsyad juga hadir dalam pembukaan acara ini.

BACA JUGA:  Wabup Kutim Buka Kejuaraan Tenis Meja, Ratusan Peserta Berebut Hadiah Total Rp100 Juta

Dalam arahannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya peran sektor pertanian dan peternakan dalam menggerakkan industri dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kutim.

“Saya harap agar kedua sektor ini dapat membantu menggerakkan masyarakat dan meningkatkan produksi bahan pertanian hingga peternakan yang dikelola oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum juga melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan fokus perencanaan kegiatan UPT PPL dan Keswan yang menggabungkan aspirasi pelaku utama dan pelaku usaha pertanian serta peternakan dengan potensi wilayah dan program pembangunan pertanian.

BACA JUGA:  Tutup Event Bugis Vaganza, Wabup Kutim Harap Pelestarian Budaya Terus Digalakkan

“Jadi memang tujuan program ini adalah memberikan acuan bagi tim penyusun programa dan pelaksana kegiatan pemerintah dalam menyusun rencana kerja dan rencana kerja tahunan,” sebutnya.

Kemudian dalam programa ini merupakan dokumen landasan untuk kegiatan penyuluhan pertanian dan peternakan di tahun 2024. Dyah berharap bahwa kualitas programa yang disusun akan semakin baik, karena penyuluhan memiliki peran penting dalam semua kegiatan pertanian dan peternakan.

BACA JUGA:  DP3A Kutim Buka Layanan Konsultasi di Setiap Event Expo

Dyah juga menyebutkan bahwa DTPHP Kutim sedang fokus untuk menggenjot lahan cetak sawah sebanyak 10 ribu hektare. Mereka juga sedang menyusun rencana kerjanya hingga tahun 2025.

“DTPHP Kutim juga berupaya untuk menyelesaikan program tingkat desa sebelum masuk ke Musrenbangcam dan Musrenbangkab agar anggaran dari dinas dapat diberikan untuk mendukung rencana ini,” singkatnya. (Adv)

Share This Article