Dispopar Bontang Latih 26 Barista, Peserta Berpeluang Kantongi Sertifikat BNSP

selisik
2 Min Read

Bontang – Pelatihan barista yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Bontang tidak hanya menjadi wadah peningkatan keterampilan, tetapi juga ruang bertemunya para pelaku usaha kopi lokal. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai Selasa (4/11/2025) di Uttara Coffee Bontang itu diikuti 26 peserta dari berbagai latar belakang.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang, Doddy Rosdian, menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka kesempatan bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman sekaligus membangun kolaborasi di sektor industri kopi.

BACA JUGA:  Pagelaran Sunda di Bontang Jadi Sarana Edukasi Budaya bagi Generasi Muda

“Dengan adanya sertifikasi ini, para barista tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga pengakuan kompetensi resmi yang dapat meningkatkan peluang kerja dan membuka jalan menuju wirausaha mandiri,” sebutnya.

Selain menerima pembekalan teknis, peserta juga mendapat wawasan mengenai peluang usaha dan pengelolaan bisnis kedai kopi. Pelatihan ini turut bekerja sama dengan LSP Rajawali yang terakreditasi BNSP, sehingga peserta berkesempatan memperoleh sertifikat kompetensi resmi.

BACA JUGA:  Dispopar Perkuat Pengembangan Wisata Lewat Kolaborasi Sektor Swasta

Doddy menegaskan bahwa kolaborasi menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif di Bontang. Melalui pelatihan ini, ia berharap para pelaku usaha kopi dapat memperkuat jejaring serta menciptakan peluang usaha bersama.

“Kami ingin memastikan pelaku ekonomi kreatif memiliki keahlian sesuai standar industri nasional sehingga mereka lebih percaya diri dan berdaya saing,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dispopar Bontang Tampilkan Pesona Batik Lokal di BCC 2025

Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya komunitas barista dan pelaku usaha kopi yang solid di Kota Bontang.

Share This Article