Disdikbud Bontang Tutup Tahapan SPMB SD, Tak Ada Lagi Perpanjangan Pendaftaran

selisik
2 Min Read

Selisik.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) telah resmi berakhir. Meski masih terdapat sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota, pemerintah tidak akan membuka kembali masa pendaftaran maupun memberikan perpanjangan tambahan.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menjelaskan bahwa, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD tahun ajaran 2026/2027 telah selesai sesuai jadwal yang ditetapkan.

Masa perpanjangan pendaftaran yang berlangsung hingga 4 Juni lalu menjadi kesempatan terakhir bagi calon peserta didik untuk mendaftarkan diri ke sekolah negeri.

BACA JUGA:  Latih Mental dan Motorik Siswa, Disdikbud Kutim Apresiasi Gelaran Pensi TK YPPSB

“Seluruh tahapan penerimaan siswa baru telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari pendaftaran, verifikasi data, hingga masa perpanjangan bagi sekolah yang belum memenuhi kuota,” ujarnya.

Namun, hingga penutupan pendaftaran masih terdapat beberapa sekolah dasar negeri yang belum berhasil memenuhi jumlah peserta didik sesuai daya tampung yang tersedia. Kondisi tersebut tidak lantas membuat pemerintah membuka gelombang pendaftaran baru.

Menurut Saparuddin, keputusan untuk mengakhiri seluruh proses penerimaan siswa baru dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap jadwal yang telah ditetapkan sejak awal.

BACA JUGA:  SPMB 2026 Dipersiapkan Matang, Disdikbud Bontang Tekankan Integritas Sekolah

Selain itu, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan keberlangsungan sekolah swasta yang masih membuka penerimaan peserta didik baru.

“Kami tidak membuka lagi setelah 4 Juni. Tahapan SPMB sudah selesai,” timpalnya.

Ia menjelaskan, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan distribusi siswa antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Jika pendaftaran terus diperpanjang, dikhawatirkan sekolah swasta akan semakin kesulitan memperoleh peserta didik baru.

Saparuddin menegaskan bahwa, sekolah swasta juga merupakan bagian penting dari sistem pendidikan di Kota Bontang yang turut membantu menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat.

“Agar kegiatan belajar mengajar secara optimal,” terangnya.

BACA JUGA:  Jaga Kualitas Pendidikan, Guru di Bontang Tetap Bekerja dari Sekolah

Disdikbud pun memastikan seluruh data pendaftaran yang masuk selama pelaksanaan SPMB telah tercatat dalam sistem. Masyarakat masih dapat mengakses informasi hasil penerimaan melalui laman resmi SPMB yang memuat data peserta didik dan keterisian kuota di masing-masing sekolah.

“Data tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk melihat perkembangan jumlah peserta didik dan kebutuhan pendidikan dasar di Kota Bontang pada tahun-tahun mendatang,” tandasnya.

Share This Article