PENAJAM – Libur panjang Waisak yang jatuh pada 10–13 Mei 2025 diprediksi akan meningkatkan mobilitas wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Penajam Paser Utara (PPU). Guna mencegah kekacauan akibat membludaknya pengunjung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU memperkuat kesiapan para pengelola destinasi dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman mengatakan, pengalaman dari lonjakan wisatawan saat libur Idulfitri menjadi bahan evaluasi yang serius.
“Waktu itu pengunjung luar biasa banyak, jadi sekarang kami siapkan dari jauh-jauh hari agar kondisi tetap terkendali,” ucapnya, Jumat (9/5/2025).
Ia menegaskan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan objek wisata, terutama Pantai Tanjung Jumlai yang menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat.
Menurutnya, selain dari sisi teknis, edukasi kepada wisatawan juga menjadi bagian penting. Pengunjung diimbau untuk menjaga lingkungan dan mematuhi aturan demi kenyamanan bersama.
“Kami tak ingin terjadi penumpukan. Maka, pengawasan dan pemantauan lapangan juga diperketat,” ujarnya.
Dengan antisipasi yang lebih matang, Disbudpar optimistis pelayanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Waisak bisa ditingkatkan. (Adv)

