Bikin Geger, Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Teras Rumah Kosong di Kutim

selisik
3 Min Read

Kutai Timur – Tega nian. Dua kata ini agaknya pas mewakili perasaan publik atas aksi orang yang meninggalkan bayi, yang diperkirakan baru berumur sehari, di sebuah rumah kosong di Desa Mata Air, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Terang saja, kejadian ini langsung bikin geger warga sekitar.

Warga menemukan bayi malang itu tergeletak, sendirian, di teras rumah pada Jumat (23/1/2026) siang.

Rumah kosong yang menjadi lokasi penemuan bayi diketahui milik seorang warga, berinisial L, dan tinggal di Jalan Meranti.

Penemuan itu bermula ketika Siti Saidah bersama Marjun berjalan pulang dari Kantor Desa Mata Air sekitar pukul 11.30 Wita.

BACA JUGA:  Perawat di Inggris Dinyatakan Bersalah Usai Bunuh 7 Bayi Baru Lahir

Di tengah perjalanan, keduanya dihampiri seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor hitam tanpa nomor polisi.

Pria tersebut memberi tahu bahwa ada seorang bayi di sebuah rumah kosong dan meminta mereka ikut melihat.

Sesampainya di lokasi, Siti Saidah dan Marjun mendapati bayi laki-laki terbaring di teras rumah dalam keadaan terbungkus jaket hitam.

Menyadari kondisi tersebut, keduanya langsung membawa bayi itu ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Mata Air agar mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan tenaga kesehatan Pustu menyebutkan, bayi itu memiliki panjang badan sekitar 45,5 sentimeter dengan berat 2.600 gram.

BACA JUGA:  Kirim Mayat Bayi Hasil Inses Lewat Ojol, Abang-Adik di Medan Ditangkap

Usianya diperkirakan satu hari dan kondisinya dinyatakan sehat.

Kapolsek Kaliorang, AKP Damianus Jelatu, membenarkan adanya temuan bayi di rumah kosong tersebut.

Dia menyatakan, kepolisian telah melakukan langkah awal untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Kami telah mendatangi lokasi kejadian, memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari para saksi,” katanya dilansir Prokal.co.

“Saat ini kami juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak puskesmas, serta mengumpulkan informasi dari warga sekitar untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi ini,” sambung AKP Damianus, dalam keterangannya.

Menurutnya, sementara waktu bayi tersebut masih berada dalam perawatan tenaga medis di Pustu Desa Mata Air sembari menunggu perkembangan proses hukum.

BACA JUGA:  Kepala Bayi Putus saat Persalinan, Polisi Selidiki Dugaan Malapraktik

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Penanganan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Damiatus.

Hingga kini, Polsek Kaliorang masih mendalami kasus tersebut guna menelusuri identitas orang tua maupun pihak yang diduga telah menelantarkan bayi di rumah kosong itu.

Share This Article