Banjir Rob Kembali Terjang Pesisir Bontang, BPBD Sarankan Warga Tinggikan Rumah

selisik
2 Min Read

Bontang – Banjir rob masih menghantui kawasan pesisir Bontang. Tak ayal, berbagai aktivitas di wilayah tersebut terganggu. Bahkan peristiwa itu menyebabkan perabotan warga mengalami kerusakan.

Kepala BPBD Bontang melalui Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Ambosaka menuturkan, di setiap tahunnya air mengalami kenaikan sekira 1-2 milimeter (mm). Untuk itu, ia menyarankan kepada masyarakat yang bermukim di atas laut atau wilayah pesisir, untuk meninggikan bangunan rumahnya.

BACA JUGA:  Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Kompetensi untuk Tekan Angka Pengangguran

“Tiap tahun naik. Jadi harusnya mereka meninggikan bangunannya. Karena itu sangat berpengaruh” ucapnya.

Ambosaka menuturkan, bagi warga yang bermukim di Pulau Gusung Kelurahan Guntung, harus waspada lantaran kenaikan level air laut berpengaruh terhadap kondisi pulau yang semakin terkikis alias abrasi.

“Harus waspada sekarang karena terus naik airnya. Apalagi, kali ini kenaikan air terjadi pagi, otomatis aktifitas terganggu. Bahkan merusak perabotan rumah,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Resmikan Cinema XXI, Basri Rase: Kado HUT Bontang Ke-24

Meski begitu, pihaknya selalu siaga dalam melakukan evakuasi apabila dibutuhkan. Selain itu terus melakukan pemantauan wilayah apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kapanpun kita siap membantu. Pokoknya kita terus pantau kondisinya,” ucapnya.

Terpisah, Lurah Bontang Kuala Suiza Ixan Saputro menyampaikan, di wilayahnya yang terkena dampak banjir rob yakni RT 5 dan 6. Untuk itu, warga yang terkena dampak diimbau untuk selalu waspada dengan mengetahui jadwal ketinggian air.

BACA JUGA:  Peringatan Sumpah Pemuda, Basri Rase: Pemuda Bontang Pelanjut Tongkat Kepemimpinan

“Kalau di pertengahan tahun ini air naik pagi. Sedangkan di akhir tahun itu di malam hari. Jadi warga diimbau waspada,” pungkasnya. (Adv)

Share This Article