Polisi Tangkap Empat Pencuri Monitor Alat Berat Pembangunan IKN

selisik
2 Min Read

Balikpapan – Polda Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menangkap 4 orang pencuri berinisial DS, Sr, MM, dan KW. Keempat pelaku itu diduga terlibat kasus pencurian monitor alat berat yang digunakan pada proyek pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Mereka yang diduga mencuri monitor alat berat itu telah ditangkap di tempat yang berbeda,” kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dengan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim AKBP Suryadi di Samarinda, dilansir Antara, Selasa (7/2/2023).

Adapun tiga dari empat orang pelaku itu ditangkap di Desa Bukit Raya, Terunen, dan Sepaku, yang merupakan kawasan utama pemerintahan IKN. Sementara satu orang lainnya ditangkap di Sebulu, Kutai Kartanegara, atau sekitar 100 km dari lokasi IKN.

BACA JUGA:  Komplotan Pembobol Gudang di Teluk Pandan Diringkus, Total Curian Rp 1 Miliar

Suryadi mengatakan, ketiga pelaku, yaitu DS, Sr, dan MM, berperan sebagai ‘pemetik’ atau melakukan aksi pencurian di tempat kejadian perkara (TKP) di Bumi Harapan, sementara KW menjadi penadah dan penjual barang hasil curian itu.

“Mereka juga berstatus residivis kasus pencurian kendaraan bermotor, dan pelaku KW berperan sebagai penadah,” ujar Suryadi.

BACA JUGA:  Ngaku ke Polisi Korban Begal, Pria di Kukar Ternyata Pencuri

Suryadi menjelaskan, para pelaku ini melakukan aksinya di waktu pergantian tugas jaga malam di lokasi kegiatan PT Brantas Abipraya. Mereka mengambil monitor dan memotong kabel-kabel yang terpasang, sehingga perusahaan tersebut ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 160 juta.

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo menambahkan, alat monitor yang dijarah oleh pelaku DS, Sr, dan MM itu dijual kepada MK sebagai penadah. Kemudian hasil curian itu dipasarkan di luar Kota Samarinda sekitar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per unit.

BACA JUGA:  Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Mundur

Yusuf mengatakan, pihaknya telah menyita barang bukti sebanyak lima unit monitor dan peralatan yang digunakan dalam aksi pencurian tersebut.

“Ada monitor yang juga sudah dikirim ke luar kota, dan kami masih mendalami ke mana saja barang ini beredar,” ujarnya.

TAGGED:
Share This Article