Erick Thohir Sebut Pertamax Sebenarnya Disubsidi Pemerintah

selisik
2 Min Read

AksaraKaltim – Menteri BUMN Erick Thohir menyebut selama ini harga pertamax (RON 92) yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) sebenarnya juga disubsidi pemerintah.

Pemberian subsidi itu terlihat dari harga pertamax yang saat ini dijual di SPBU PT Pertamina (Persero) yang hanya Rp12.500 per liter.

Padahal, katanya, di SPBU Shell, harga BBM RON 92 berada di kisaran Rp17 ribu per liter.

BACA JUGA:  Kasus Penggelapan BBM Rp7,6 Miliar Terungkap, Lima Orang Ditangkap

“Jadi Pertamax pun sebenarnya disubsidi oleh pemerintah. Nah ini salah satu menjadi catatan yang cukup menggelitik kalau misalnya kita mengisi bensin pertamax kok harganya bisa murah sebenarnya itu subsidi,” ujarnya dalam rapat dengar bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (24/8) seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Ia mengatakan, subsidi itu menjadi catatan pemerintah. Apalagi di saat yang sama, pemerintah juga menanggung subsidi untuk pertalite dan solar yang jumlahnya cukup besar.

BACA JUGA:  Polemik BBM Oplosan di Kaltim, Pengamat Ekonomi Desak Bentuk Tim Independen

Subsidi itu membuat beban APBN untuk menahan agar harga BBM di dalam negeri bisa murah mencapai Rp502 triliun.

Karena beban subsidi itu, pemerintah berencana menaikkan harga pertalite. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengatakan, kenaikan harga BBM itu kemungkinan besar diumumkan Jokowi pada pekan ini.

Sementara itu, Jokowi mengatakan, pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan soal BBM karena itu menyangkut hajat hidup orang banyak. Pemerintah memperhitungkan dampak kebijakan itu pada inflasi, daya beli masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi.

TAGGED:
Share This Article