Cacar Monyet Diklaim Belum Ditemukan di Kaltim

selisik
2 Min Read

Samarinda – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sudah menetapkan penyakit cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan gobal, pada Sabtu (23/7/2022) lalu.

Setidaknya ada 75 negara telah melaporkan temuan kasus cacar monyet. Saat ini total sekitar 17 ribu lebih kasus cacar monyet di seluruh dunia juga telah terdata.

Meski demikian, Indonesia patut bersyukur lantaran sampai saat ini masih aman dari penyakit tersebut.

Kementerian Kesehatan RI sendiri dalam laporan resminya juga mencatat, sempat ada 9 kasus suspek pasien cacar monyet di Indonesia.

BACA JUGA:  India Laporkan Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet

Setelah melalui serangkaian tes, 9 pasien tersebut juga sudah dinyatakan negatif cacar monyet.

Kendati demikian, Kemenkes RI tetap meminta Dinas Kesehatan di daerah bersiap menghadapi penyakit baru ini.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim, Masitah.

“Kemenkes RI juga segera menginformasikan kepada seluruh Dinas Kesehatan di Indonesia, termasuk Kaltim, jika nantinya ada ditemukan kasus,” tegas Masitah, Senin (1/8/2022).

BACA JUGA:  Pasien Pertama Cacar Monyet di Indonesia Sehat

Pengenalan dan penanganan terkait cacar monyet juga sudah disampaikan pihak Kemenkes RI.

Masitah mengemukakan, seluruh informasi perihal cacar monyet juga sudah disampaikan pusat ke daerah.

Pihaknya akan mengambil langkah secara bertahap untuk menyampaikan kepada seluruh fasilitas kesehatan (faskes) dan Dinkes seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

“Mengenali penyakit, dan apa saja yang mesti dilakukan. Secara berjenjang juga disampaikan kepada faskes-faskes di daerah,” bebernya dikutip dari TribunKaltim.co.

Masitah juga meminta masyarakat tidak panik menghadapi adanya penyakit baru seperti cacar monyet ini.

BACA JUGA:  WHO Cabut Status Darurat Cacar Monyet

“Seperti kejadian penyakit hepatitis akut misterius beberapa waktu lalu, harapan kami warga kita tidak panik dan terus mengupdate informasi terkait gejala dan cara pencegahan,” ucapnya.

TAGGED:
Share This Article