Pasien Pertama Cacar Monyet di Indonesia Sehat

selisik
2 Min Read

Selisik.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kondisi terkini pasien pertama yang terkonfirmasi terinfeksi virus cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia. Pasien berusia 27 tahun di DKI Jakarta itu saat ini terpantau dalam keadaan sehat dan mengalami perbaikan gejala.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menambahkan, pasien berjenis kelamin laki-laki itu saat ini masih menjalani isolasi mandiri dengan pemantauan dinas kesehatan setempat.

BACA JUGA:  Cacar Monyet Diklaim Belum Ditemukan di Kaltim

“Kalau pasiennya sampai dengan kemarin sore dalam keadaan sehat, lesi (luka) di wajah sudah mengering, tinggal yang di tangan dan telapak kaki yang belum mengering,” kata Maxi dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu (24/8).

Penyakit cacar monyet dapat sembuh sendiri setelah masa inkubasi yang terjadi selama 21-28 hari. Sementara masa isolasi wajib diberlakukan kepada pasien terpapar cacar monyet, tak ubahnya seperti pasien Covid-19. Pasien cacar monyet harus ‘dikurung’ dan tidak boleh keluar rumah atau kontak dengan warga lainnya.

BACA JUGA:  WHO Cabut Status Darurat Cacar Monyet

Maxi mengungkapkan, lima gejala yang paling banyak ditemukan dari pasien cacar monyet. Yakni, demam atau panas, kelainan pada kulit, bintik-bintik merah, vesikel berisi cairan atau nanah, dan yang paling khas pembengkakan kelenjar getah bening pada leher dan selangkangan.

Maxi lantas meminta warga yang mengalami gejala cacar monyet untuk segera melapor dan memeriksakan diri di fasilitas kesehatan terdekat agar dapat mendapatkan diagnosis serta mendapatkan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA:  India Laporkan Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet

“Masyarakat segera melapor ke petugas kesehatan apabila memiliki gejala-gejala awal Monkeypox,” ujarnya.

TAGGED:
Share This Article