Bontang – Sebanyak 1.170 penumpang KM Binaiya berangkat dari Pelabuhan Lok Tuan menuju Awarange-Makassar-Labuan Bajo-Bima, sekira pukul 16.00 Wita, Jumat 22 April 2022.
Pemberangkatan tersebut merupakan puncak arus mudik Lebaran dari Pelabuhan Lok Tuan. KM Binaiya maupun KM Egon baru kembali dijadwalkan berlabuh di Bontang pada Mei mendatang.
Koordinator Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Samarinda Bontang Syarif Hidayat, mengatakan membeludaknya penumpang hari ini sudah diprediksi.
Melihat penjual tiket yang ludes sejak beberapa hari lalu. Disamping banyak juga calon penumpang yang nekat datang ke pelabuhan tanpa mengantongi tiket.
Pelni pun menampung semua calon penumpang yang ada, dengan pelonggaran aturan atas persetujuan Pemkot Bontang melalui Satgas Covid-19.
“Secara aturan maksimal 980 penumpang, namun kami atas persetujuan kapolres memberikan relaksasi untuk mengakomodir seluruh penumpang yang tidak ter-cover dari penjualan tiket,” kata Syarif kepada awak media, saat di temui di Pelabuhan Lok Tuan.
Dilanjutkan Syarif pelaksanaan keberangkatan tetap berjalan dengan tertib dan seluruh penumpang juga mentaati protokol kesehatan dengan ketat.
Aturan terkait diwajibkannya vaksinasi booster juga cukup baik. Untuk penumpang yang baru mendapat dosis kedua wajib melampirkan surat rapid Antigen. Sementara yang baru dosis pertama wajib melampirkan surat hasil swab PCR.
Meski ada tambahan tiket. Harga tetap dan tidak berubah yaitu Rp 190 ribu.
“Semua berjalan dengan lancar. Untuk anak 6 tahun kebawah bisa masuk bebas. Sementara harga tiket tetap dijual dengan harga normal,” sambungnya.
Diakhir Syarif membeberkan jadwal keberangkatan pada bulan Mei 2022. Pada (7/5) dan (17/5) untuk KM Binaiya. “Sedangkan KM Egon pada (13/5) mendatang,” pungkasnya.

