Tegakkan Perda Secara Humanis

selisik
1 Min Read

Bontang – Sebagai penegak peraturan daerah, Satpol PP kerap menjadi sorotan. Bahkan citra Satpol PP di tengah masyarakat terkadang dipandang kurang bersahabat.

Untuk itu dikatakan PPNS Satpol PP Basri, pihaknya lebih mengutamakan penegakan Perda secara humanis. Kendati begitu, jika ada masyarakat yang bandel dan enggan menaati aturan, maka langkah tegas terpaksa diambil.

BACA JUGA:  Dalam Sehari, Satpol PP Dua Kali Patroli Prokes

“Kadang kan kami dianggap tukang gusur, tukang usir, padahal itu langkah paling terakhir,” katanya.

Selama ini kata Basri pihaknya bahkan sebelum melakukan penindakan terlebih dulu memberikan sosialisasi dan imbauan dengan cara pendekatan kepada masyarakat. Begitupun di masa pandemi ini. Satpol PP memang diketahui sebagai ujung tombak penegakan penerapan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Satpol PP Bantu Dinsos Tangani ODGJ

“Dalam menjalankan tugas kami berupaya ramah, humanis, dan persuasif intinya,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan kembali bahwa tugasnya adalah menegakkan perda, namun sebelum menegakkan peraturan, Satpol PP juga harus menanamkan jiwa kedisiplinan dalam diri masing-masing.

Anggota Satpol PP merupakan garda terdepan dalam menegakkan aturan menjalankan prokes, sebagai upaya menekan penularan virus korona di kota taman. “Kami juga merasakan pahitnya, makanya kami berupaya merangkul masyarakat dan mengingatkan secara baik-baik agar sama-sama terhindar dari penularan virus,” pungkasnya. (adv/diskominfo)

Share This Article