Pelabuhan Loktuan Diminta Dipasangi Alat Skrining GeNose

selisik
1 Min Read

Bontang – Pelabuhan Loktuan akan kembali beroperasi. Utamanya bagi kapal penumpang. Pembukaannya pun diikuti sejumlah protokol kesehatan. Salah satunya mengurangi jumlah penumpang.

Namun, upaya lain menekan penyebaran Covid-19 diutarakan Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. Menurutnya, ketimbang membatasi jumlah pengunjung maksimal 2 orang, dia lebih menyarankan agar Pelabuhan Loktuan dipasangi alat skrining GeNose.

BACA JUGA:  Manfaatkan Jabatan Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Komitmen Kembangkan Infrastruktur

“Enggak bisa itu begitu, kasihan yang mau antar keluarganya,” ujarnya.

Politikus Gerindra itu mengatakan, baiknya Dishub melakukan pengadaan beberapa unit alat skrining korona GeNose. Selain alatnya relatif murah per unitnya, sekira Rp 65 juta, pun harga tes dan waktu pemeriksaan tak lama. Sekali tes GeNose dibandrol sekira Rp 20 – Rp 30 ribu. Itu dibebankan kepada pengantar atau penjemput. Hasil tes pun bisa keluar dalam 3 menit menggunakan hembusan napas.

BACA JUGA:  DPRD Bontang Dorong Pemkot Prioritaskan Pembangunan Fasilitas Publik pada 2024

“Ini kan tidak menghilangkan esensi menekan penyebaran Covid-19. Sebelum berangkat, calon penumpang dites antigen. Yang antar juga tes GeNose. Jadi aman juga,” ujarnya.

TAGGED:
Share This Article