Dua Kawasan Industri Unggulan Bontang Siap Tampung Investasi Global

selisik
3 Min Read

Selisik.id – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat kesiapan daerah dalam menarik investasi skala nasional dan internasional.

Dua kawasan industri utama yang kini dipersiapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru ialah Kaltim Industrial Estate (KIE) dan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan kedua kawasan tersebut dirancang untuk mendukung hilirisasi industri dan penguatan logistik jangka panjang.

“KIE saat ini menjadi kawasan yang paling siap beroperasi karena telah memiliki utilitas dasar yang terintegrasi dan dapat langsung dimanfaatkan investor,” ujarnya.

BACA JUGA:  DPMPTSP Bontang Buka Layanan Konsultasi, Cegah Kendala Pembangunan Fasilitas Publik

KIE memiliki luas lahan sekitar 214,09 hektare dengan aktivitas industri yang sudah berjalan, mulai dari produksi ready mix concrete hingga proyek engineering, procurement, and construction (EPC).

Menurut Aspiannur, fleksibilitas lahan menjadi salah satu keunggulan utama kawasan tersebut.

“Lahan di KIE bisa disesuaikan dengan kebutuhan berbagai jenis industri sehingga memudahkan investor untuk segera membangun fasilitas produksinya,” katanya.

Kawasan ini juga memiliki konektivitas yang kuat karena berada dekat dengan industri petrokimia dan energi. Akses menuju Pelabuhan Lok Tuan dan Pelabuhan LNG Badak dinilai menjadi nilai tambah dalam mendukung distribusi logistik.

BACA JUGA:  Syarat Ketat Pendirian Sekolah Swasta di Bontang, Radius dan Pemerataan Jadi Kunci

Selain itu, jaringan jalan darat dari kawasan industri telah terhubung dengan Samarinda dan Balikpapan.

Sementara itu, Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari disiapkan untuk pengembangan megaindustri dengan luas lahan mencapai 1.102 hektare.

“Bontang Lestari diarahkan untuk industri berat, pergudangan modern hingga pengembangan energi hijau karena memiliki cadangan lahan yang sangat luas,” jelasnya.

Keunggulan lain kawasan tersebut adalah letaknya yang berada di sepanjang garis pantai sehingga dinilai sangat strategis untuk mendukung distribusi laut dan rantai pasok industri.

Maka itu, Aspiannur menilai momentum pembangunan IKN turut membuka peluang besar bagi pertumbuhan investasi di Bontang.

BACA JUGA:  DPMPTSP Bontang Ingatkan Syarat Tambahan Perizinan Live Music di Restoran

“Kebijakan hilirisasi nasional dan pembangunan IKN menjadi peluang besar bagi Bontang untuk berkembang sebagai pusat industri baru di Kalimantan Timur,” tuturnya.

DPMPTSP optimistis masuknya investor baru ke dua kawasan industri itu akan berdampak langsung terhadap peningkatan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap kehadiran industri baru mampu meningkatkan daya saing ekonomi Bontang sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja lokal,” pungkasnya.

Share This Article