Kepala Sekolah SD dan MI se-Bontang Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya dan Kurikulum

selisik
2 Min Read

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Sumber Daya Sekolah dan Penyusunan Dokumen Kurikulum Sekolah bagi seluruh kepala SD dan MI se-Kota Bontang, Selasa (12/5/2026), di Hotel Equator.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Mei 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di tingkat satuan pendidikan dasar.

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kompetensi kepala sekolah, khususnya dalam aspek pengelolaan sumber daya sekolah, perencanaan berbasis data, hingga penyusunan dokumen kurikulum yang sesuai kebutuhan pendidikan.

BACA JUGA:  Kepala Sekolah Disebut Bertanggung Jawab atas Kasus Perundungan

“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah agar mampu mengelola sumber daya pendidikan secara lebih efektif serta menyusun program sekolah yang berdampak nyata terhadap kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah pengembangan sekolah, sehingga penguatan kompetensi menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bontang.

“Peran kepala sekolah sangat menentukan dalam membangun manajemen pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Aturan Baru Kemendikbudristek: Mahasiswa Tak Lagi Wajib Skripsi

Pelatihan ini diikuti seluruh kepala sekolah SD dan MI, baik negeri maupun swasta, se-Kota Bontang sebagai bentuk pemerataan penguatan kapasitas kepemimpinan pendidikan.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi penting mulai dari pengelolaan sumber daya sekolah, penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), hingga penyusunan kurikulum berbasis rapor pendidikan 2025.

Materi disampaikan oleh narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Timur, termasuk penguatan terkait strategi perencanaan sekolah berbasis data.

BACA JUGA:  Tekan Angka Putus Sekolah di Kaltim, Perda Pendidikan Bakal Direvisi

Selain peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antar kepala sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan, termasuk implementasi kurikulum dan peningkatan mutu layanan pendidikan di tingkat sekolah dasar.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para kepala sekolah semakin siap menghadirkan inovasi, menyusun perencanaan yang tepat, serta mampu membawa sekolah menjadi lebih maju sesuai kebutuhan perkembangan pendidikan,” pungkasnya.

TAGGED:
Share This Article