BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus mendorong pemerataan fasilitas digital di seluruh satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem pembelajaran berbasis teknologi.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memastikan setiap sekolah telah memiliki perangkat smart board. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih modern dan interaktif.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa pemerataan fasilitas menjadi prioritas utama dalam pengembangan pendidikan di daerah.
“Pemerataan menjadi fokus utama kami, sehingga tidak ada kesenjangan fasilitas antar sekolah dan seluruh siswa dapat merasakan manfaat teknologi secara setara,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, distribusi smart board saat ini telah menjangkau seluruh jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meski demikian, jumlah perangkat di masing-masing sekolah masih perlu ditingkatkan agar penggunaannya dapat lebih optimal dalam proses pembelajaran.
“Seluruh sekolah pada dasarnya sudah memiliki smart board, namun ke depan jumlahnya akan terus kami tambah secara bertahap sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Selain pengadaan smart board, Disdikbud Bontang juga mendukung pembelajaran digital melalui pembagian tablet secara gratis kepada siswa. Perangkat tersebut dimanfaatkan untuk mengakses materi pembelajaran secara lebih interaktif dan mendukung variasi metode pengajaran di kelas.
Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu membuka ruang eksplorasi yang lebih luas bagi siswa serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Namun demikian, Disdikbud juga menyadari bahwa proses digitalisasi pendidikan tidak terlepas dari berbagai tantangan, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendampingan dan penguatan kapasitas terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman,” tambahnya.

