Bontang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang memastikan sebanyak empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang terindikasi positif menggunakan narkotika jenis sabu dalam pemeriksaan tes urine mendadak yang digelar Kamis (18/12/2025).
Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdhani, menyampaikan empat ASN tersebut berasal dari dua organisasi perangkat daerah (OPD). Tiga orang bertugas di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, sementara satu orang lainnya berasal dari Dinas Perhubungan.
“Sebanyak 254 aparatur yang menjalani tes urine, dan empat di antaranya terjaring positif narkoba jenis sabu,” ujar Lulyana.
Ia menegaskan, hasil tersebut masih bersifat sementara dan akan ditindaklanjuti melalui proses asesmen untuk menentukan tingkat penggunaan narkotika masing-masing ASN.
“Asesmen akan dilakukan untuk menentukan kualifikasi pengguna, apakah berat, sedang, atau ringan,” jelasnya.
Lulyana menambahkan, hasil asesmen tersebut nantinya akan diserahkan kepada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai dasar pembinaan terhadap ASN yang bersangkutan.
“Kami akan serahkan hasil asesmen ke BKPSDM,” sambungnya.
Tes urine tersebut dilakukan secara mendadak saat pengarahan siaga aparatur Pemkot Bontang menjelang akhir tahun di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup oleh BNN Kota Bontang bersama tim gabungan.

