Dispopar Bontang Genjot Semangat Pemuda Jadi Wirausahawan, Siapkan Generasi Mandiri 2045

selisik
3 Min Read

Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) terus mendorong tumbuhnya ekosistem wirausaha muda di daerah. Salah satu langkah nyata diwujudkan lewat Seminar Kewirausahaan Pemuda 2025 yang digelar di Hotel Tiara Surya, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Lukman, dan diikuti oleh 65 peserta dari berbagai kalangan pemuda, komunitas, serta pelaku usaha rintisan di Kota Bontang.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pemuda Dispopar Bontang, Idhamsyah, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangkitkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda.

BACA JUGA:  Lewat ICL 2025, Dispopar Tebalkan Fondasi Pembinaan Atlet Muda Bontang

“Kurang lebih ada 51 ribu pemuda di Kota Bontang yang masih minim terhadap kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menambah wawasan, pengetahuan, dan motivasi agar mereka berani memulai usaha,” ujar Idhamsyah.

Ia menambahkan, pembinaan kewirausahaan menjadi salah satu fokus untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), khususnya dalam aspek kemandirian ekonomi dan daya saing.

Untuk memberikan inspirasi dan pembekalan nyata, Dispopar menghadirkan dua narasumber muda yang telah berkiprah di dunia usaha, yakni Kahar Muzakkir, Chief Executive Borneos.co, dan Muflih Alhafidy, Founder SOS-Edu Movement. Keduanya berbagi pengalaman tentang strategi membangun bisnis di era digital serta pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghadapi tantangan pasar.

BACA JUGA:  Dispopar Bontang Konsisten Gelar Turnamen Catur, Dorong Lahirnya Atlet Unggul

Sementara itu, Lukman dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat, aksi, dan mental pantang menyerah bagi para pemuda dalam membangun usaha.

“Zaman sekarang informasi dan edukasi sudah sangat mudah diakses, hanya dengan genggaman HP. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk bergerak dan beraksi,” ujarnya.

Lukman juga mengapresiasi langkah Dispopar dalam memfasilitasi pembinaan kewirausahaan melalui seminar dan pelatihan. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dan produktif.

BACA JUGA:  Sertifikasi BNSP Jadi Kunci, Dispopar Bontang Dorong Daya Saing Pelaku Barbershop

“Pemerintah tidak tinggal diam dalam hal pemberdayaan dan fasilitasi usaha mikro. Harapannya, para peserta mampu memanfaatkan ilmu yang didapat untuk membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi muda Bontang yang tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru yang berkontribusi bagi kemajuan ekonomi lokal menuju Indonesia Emas 2045.

Share This Article