Distan PPU Fokuskan Produksi Benih di Waru, Petani Didorong Tak Bergantung Bantuan

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menaruh perhatian besar pada kemandirian petani dalam hal penyediaan benih. Langkah konkret dilakukan Dinas Pertanian (Distan) PPU dengan menjadikan Kecamatan Waru sebagai sentra pengembangan benih padi unggulan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, menyampaikan bahwa selama ini petani di PPU masih banyak yang mengandalkan bantuan benih dari pemerintah. Ketika bantuan tidak datang, mereka biasanya menggunakan benih dari hasil panen sebelumnya yang sudah menurun mutunya.

BACA JUGA:  Gubernur Kaltim: PPU Harus Seiring dengan IKN dalam Pembangunan

“Kami ingin mengubah pola pikir petani agar lebih mandiri dalam hal benih. Tidak selalu menunggu bantuan pemerintah,” kata Gunawan, pekan lalu.

Menurutnya, Waru memiliki keunggulan dibanding wilayah lain. Selain produktivitas padinya yang tinggi, kualitas gabah yang dihasilkan pun dinilai sangat baik.

“Potensinya besar. Waru bisa dijadikan contoh pengembangan benih yang nantinya dapat disebarkan ke seluruh wilayah PPU,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati PPU Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD dari LKPJ 2024

Distan juga berencana menyiapkan fasilitas pendukung seperti tempat penyimpanan benih dan melibatkan offtaker untuk menyerap hasil produksi. Langkah ini sekaligus mendukung target nasional dalam penguatan ketahanan pangan dan pengurangan impor beras.

“Kalau petani punya akses ke benih lokal yang bagus, mereka akan lebih siap menghadapi musim tanam kapan saja tanpa menunggu bantuan,” tegas Gunawan.

BACA JUGA:  Lonjakan Harga Gas 3 Kg di Babulu, Pemkab PPU Perintahkan Penertiban Pangkalan

Pemkab berharap Waru bisa menjadi cikal bakal sistem pertanian mandiri berbasis benih lokal. (Adv)

Share This Article