Pengawasan Ketat, Distan PPU Pastikan Daging Sapi Aman Dikonsumsi di Tengah Merebaknya Wabah PMK

selisik
2 Min Read

PENAJAM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak tidak berdampak pada manusia. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tidak khawatir dalam mengonsumsi daging sapi selama diolah dengan baik.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula, menjelaskan bahwa PMK hanya menyerang hewan berkuku genap seperti sapi dan kambing, tetapi tidak menular ke manusia.

BACA JUGA:  Satpol PP PPU Fokus Tertibkan THM Ilegal, Sepaku Jadi Prioritas

“Daging tetap aman dikonsumsi selama dimasak dengan suhu minimal 70 derajat Celcius selama 30 menit. Kami ingin masyarakat memahami bahwa PMK tidak berdampak langsung pada kesehatan manusia,” ujarnya, Senin (24/3/2025).

Distan PPU juga memastikan bahwa pengawasan terhadap distribusi daging tetap dilakukan secara ketat, baik terhadap ternak lokal maupun daging yang didatangkan dari luar daerah.

BACA JUGA:  Peringatan Hardiknas 2025, Bupati PPU Tegaskan Pendidikan Kunci Mencerdaskan Bangsa

“Kami selalu melakukan pemantauan, terutama untuk sapi yang berasal dari luar daerah. Sampai saat ini, sekitar 70 persen pasokan daging di PPU masih berasal dari luar,” tambahnya.

Guna mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, Distan PPU sebenarnya telah menyiapkan program pengembangan peternakan lokal. Namun, karena keterbatasan anggaran, program tersebut belum dapat direalisasikan tahun ini.

Meski demikian, upaya vaksinasi dan pengawasan kesehatan ternak terus dilakukan untuk memastikan suplai daging yang beredar tetap sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA:  Distan PPU Sarankan Pemotongan Kurban di RPH demi Higienitas dan Keamanan

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan mendukung peternakan lokal agar produksi daging bisa semakin meningkat di masa mendatang,” tutupnya. (Adv)

Share This Article