Israel Cegah dan Pukuli Warga Palestina saat akan Tarawih di Al Aqsa

selisik
2 Min Read

Selisik.id – Pasukan Israel mencegah ratusan jemaah Palestina yang akan memasuki Masjid Al Aqsa untuk menjalankan ibadah salat tarawih di awal Ramadan, Minggu (10/3).

Mengutip Middle East Monitor, saksi mata juga mengungkapkan bahwa pasukan Israel memukuli sejumlah jemaah yang mencoba ke Masjid Al Aqsa.

Saksi mata lain melaporkan tentara Israel menyerang jemaah dan mencegah masuk di salah satu gerbang Al Aqsa, Bab Al Majlis.

BACA JUGA:  Korban Tewas Agresi Israel ke Gaza Tembus 9 Ribu, Termasuk 3.760 Anak

Israel juga membatasi warga Tepi Barat memasuki masjid itu selama bulan suci Ramadan.

Mengutip Middle East Eye, otoritas Israel menyatakan, mereka hanya akan mengizinkan kelompok usia tertentu yang bisa masuk ke tempat ibadah itu. Mereka di antaranya adalah laki-laki di atas 55 tahun, perempuan di atas 50 tahun, dan anak-anak di bawah 10 tahun.

BACA JUGA:  Ucapan Menteri Israel yang Sebut Palestina Tak Pernah Ada Banjir Kecaman

Kantor Kepala Perdana Menteri Israel sebelumnya mengumumkan pemerintah akan menerapkan sejumlah pembatasan ke Al Aqsa demi keamanan mulai 10 Maret.

Keputusan itu menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Turki dan Yordania. Tak lama setelahnya, Israel memperbarui kebijakan mereka.

Netanyahu menyebut, jemaah Palestina boleh menggunakan Al Aqsa selama minggu pertama di Ramadan dengan jumlah yang terbatas.

Usai pekan pertama Ramadan, Israel akan mengkaji kembali perizinan akses ke masjid tersebut.

BACA JUGA:  Belasan Ribu Warga Palestina Tewas selama Agresi Israel di Jalur Gaza

Pemerintah Israel kerap memberlakukan pembatasan akses ke Masjid Al Aqsa, terutama di hari-hari keagamaan seperti Ramadan.

Pasukan Israel juga tak segan menembaki jemaah yang berada di tempat ibadah itu saat Ramadan.

Pembatasan ini berlangsung saat Israel masih melancarkan agresi ke Palestina. Imbas serangan mereka, lebih dari 31 ribu warga Palestina meninggal dunia.

Share This Article