Bontang – Wakil Wali Kota Bontang Najirah menutup secara resmi acara Festival Kerukunan Suku Pattae Kampung Bawis di Pelataran Kampung Bawis, Berbas Pantai, Selasa (17/10/2023) malam.
Dalam sambutannya, Wawali Najirah mengapresiasi kegiatan Festival Kerukunan Suku Pattae Kampung Bawis yang sekaligus melestarikan budaya Suku Pattae.
“Kegiatan ini, masuk dalam 77 event Pemkot Bontang dan ini sudah pelaksanaan ke-56 dan sisa 21 event lagi . Karena ini sudah masuk dalam kalender tahunan Pemkot Bontang,” kata Wawali.
Menurut Najirah, event-event yang telah terselenggara sejauh ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Bontang dalam menarik wisatawan. Tentunya, sebagai bentuk upaya mewujudkan Bontang kota pariwisata dan salah satu kota penyangga IKN.
“Semoga Kampung Bawis ini bisa dijadikan tempat wisata juga. Karena ini menjadi salah satu perhatian pemerintah juga,” ungkap Wawali.
Bawis ini, lanjutnya, sudah dikenal hingga ke manca negara, karena sudah dibawa ke Belanda. Kampung Bawis ini bisa dikembangkan dengan produksi makanan yang berasal dari ikan bawis sebagai salah satu icon Kota Bontang.
“Alhamdulillah malam hari ini bisa hadir di sini, karena di daerah ini sering bersama warga melakukan makan-makan dan sebagainya,” ujarnya.
Festival Kerukunan Suku Pattae Kampung Bawis ini adalah salah satu wadah untuk menjalin silaturahmi dan keakraban. Berbagai perlombaan pun digelar, mulai dari lomba ketinting, lomba mendayung, domino, lomba tangkap jala, mewarnai, menggambar dan lainnya.
Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Wawali mengucapkan terima kasih atas terlaksananya Festival Kampung Bawis Suku Pattae.
“Terima kasih kerja samanya dalam mewujudkan Kota Bontang sebagai kota wisata,” pungkasnya. (Adv)

