Bontang – RSUD Taman Husada Bontang terus mengembangkan layanan kesehatan mental di klinik jiwa. Salah satunya, layanan psikosomatis bagi pasien dengan gangguan kecemasan.
Bahkan, klinik jiwa RSUD Bontang dapat melayani pengobatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Mulai dari gangguan jiwa ringan, sedang dan berat.
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD Bontang dr Dewi Maharni, Sp.KJ menjelaskan, psikosomatis merupakan keluhan gejala fisik yang muncul akibat pikiran dan emosi yang dirasakan seseorang. Gangguan yang muncul berupa keluhan fisik.
Contoh kasus, pasien yang mempunyai penyakit lambung atau maag yang sudah lama. Dan sudah diobati, tetapi tak kunjung sembuh.
Dalam aktivitas kesehariannya. Apabila seseorang mengalami kecemasan, maka akan memicu naiknya asam lambung dengan gejala yang muncul berupa nyeri ulu hati, dan mual. Bahkan, muntah.
Sehingga, membuat dirinya bertambah cemas. Dan dibalik keluhan itu ternyata ada gangguan kejiwaan yang mendasari seperti stres, cemas dan depresi.
Padahal sebelumnya, secara fisik penyakit yang diderita pasien telah melalui pengobatan. Namun tak kunjung sembuh dan keluhannya tetap ada.
“Pasien dengan gangguan cemas, depresi dan psikosomatis paling banyak kami layani. Biasanya, pasien-pasien ini dirujuk dari PPK 1 atau dokter spesialis lain,” kata dr dewi sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/10/2023)
Ia mengatakan, pasien dengan gangguan kecemasan akan melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Setelah itu, dilakukan pemberian obat anti depresi atau anti cemas, serta psikoterapi.
Pemberian obat anti cemas disesuaikan penyebabnya. “Terapi yg kita berikan pada pasien berupa obat yg diminum dan psikoterapi,” pungkasnya. (Adv)

