Viral Menu MBG di SD Muara Badak Cuma Kelapa Utuh, SPPG Beri Klarifikasi

selisik
3 Min Read

Kutai Kartanegara – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gas Alam Badak 1, Abdi, akhirnya memberikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa kelapa muda utuh kepada siswa SDN 001 Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat mobil pengiriman MBG bertuliskan “SPPG MA BADAK” mengangkut puluhan kelapa muda yang kemudian dibagikan satu per satu kepada para siswa oleh guru. Potongan video tersebut memicu beragam persepsi di masyarakat.

Abdi menegaskan video yang viral tidak menampilkan keseluruhan paket menu yang disediakan dapur umum.

BACA JUGA:  Warga Muara Badak Demo PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga Buntut Dugaan Pencemaran Lingkungan

“Video tersebut disalahartikan dan seolah-olah buah yang para siswa terima hanyalah kelapa muda,” ujar Abdi dalam keterangan videonya yang diunggah melalui akun @sppg_gasalambadak1, dikutip Senin, (16/2/2026).

Ia menjelaskan, dapur umum sebenarnya menyiapkan dua jenis menu, yakni menu kering dan menu basah. Menu kering berisi kelapa muda utuh, roti abon, telur, dan susu. Sementara menu basah terdiri dari nasi putih, telur kecap, tahu goreng tepung, tumis wortel jagung, serta semangka.

Meski demikian, Abdi mengakui penyajian kelapa muda utuh dalam program MBG memang tidak lazim sehingga memengaruhi persepsi publik.

“Atas terjadinya insiden video viral dari menu yang kami berikan, saya beserta staf memohon maaf,” ucapnya.

BACA JUGA:  Warga Muara Badak yang Diterkam Buaya di Tanjung Pimping Ditemukan Meninggal Dunia

Ia memastikan pihaknya akan memperbaiki sistem perencanaan menu ke depan. “Serta ke depannya kami akan lebih berhati-hati dalam menjalankan program ini,” tambahnya.

Sementara itu, viralnya video tersebut turut mendapat atensi Polres Bontang. Pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 12.00 Wita, jajaran kepolisian melakukan deteksi serta pengumpulan bahan keterangan guna memastikan fakta sebenarnya sekaligus mencegah berkembangnya opini keliru di masyarakat.

Hasil penelusuran menyebutkan peristiwa terjadi pada Kamis (05/2/2026) di Dapur SPPG Gas Alam Badak 1, Kecamatan Muara Badak. Menu kelapa muda diberikan sebagai bagian dari pengganti hari libur akibat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) guru.

BACA JUGA:  Pedemo PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga Dibubarkan Paksa Polisi, Tujuh Orang Ditangkap

Penggantian menu dilakukan karena keterbatasan ketersediaan buah pada minggu tersebut. Buah jeruk yang tersedia tidak diberikan dengan pertimbangan kesehatan apabila dikonsumsi bersamaan dengan susu.

Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, disepakati penggunaan kelapa muda sebagai alternatif.

Pihak sekolah dan SPPG kini telah menghapus unggahan tersebut serta berkomitmen menyampaikan klarifikasi agar informasi yang beredar tetap utuh dan berimbang.

Share This Article