Tingkatkan Wawasan Kelompok Dasawisma, TP PKK Bontang Gelar Bimtek di Tanjung Laut Indah

Bontang – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan wawasan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bontang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kelompok dasawisma, di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Sabtu (10/9/2022).

Pelatihan ini diikuti oleh ketua kelompok PKK RT dan perwakilan ketua kelompok dasawisma. Tujuan dari pelatihan ini untuk mensosialisasikan gerakan PKK melalui 10 program pokok PKK.

“Melalui pelatihan ini, kelompok dasawisma dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dalam bidang administrasi. Maupun, gerakan PKK melalui 10 program pokok PKK.” Kata Ketua TP PKK Bontang Hapidah Basri Rase.

Di sisi lain, ia mengatakan, pelatihan ini bertujuan melakukan pembentukan kelompok dasawisma dan kelompok PKK RT yang belum semua terbentuk.

BACA JUGA:  TP PKK Bontang Cetak Kader Dasawisma Berkualitas

Sementara, bagi kelompok yang telah terbentuk, namun kurang aktif akan dilakukan revitalisasi atau pengaktifan kembali masing-masing kelompok dasawisma.

“Bagi kelompok PKK RT dan dasawisma yang telah berganti ketua kelompok dapat mengetahui Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing,” imbuhnya.

Hapidah menuturkan, tupoksi dari dasawisma ialah pengumpulan data atau pendataan di setiap Kepala Keluarga (KK). Pendataan ini dilakukan secara berkala.

Adapun satu dasawisma terdiri dari 10 KK hingga 20 KK. “Para kader dasawisma mempunyai tugas mendata, menggerakkan dan menyampaikan informasi kepada anggotanya,” ucapnya.

Ia mencontohkan, dalam kurun waktu satu tahun sekali apabila ada perubahan dalam keluarga seperti awal pendataan istri masih berstatus hamil, tentunya setelah melahirkan data keluarga akan berubah. Mereka akan melakukan pembaharuan data.

BACA JUGA:  TP PKK Bontang Gelar Rakor, Bahas Validasi Data Panji-Panji Keberhasilan

Terkecuali data ibu hamil, melahirkan, nifas, ibu meninggal, kelahiran bayi, bayi meninggal dan kematian balita itu dilaporkan oleh ketua dasawisma setiap bulan kepada ketua kelompok RT. Dan dilaporkan secara berjenjang sampai ke tingkat pusat.

“Jadi ketua kelompok dasawisma bertanggung jawab atas pendataan yang meliputi, data keluarga, catatan keluarga, rekapitulasi catatan data dan kegiatan warga, kelompok dasawisma. Serta, laporan data ibu hamil, melahirkan, nifas, ibu meninggal, kelahiran bayi, bayi meninggal dan kematian balita” terangnya.

Ia menjelaskan, data yang dihasilkan oleh ketua kelompok dasawisma diharapkan riil atau sesuai kondisi warga.

Semisal, data ditemukan masih ada warga yang buta aksara, buta bahasa dan buta ilmu pengetahuan dasar.

BACA JUGA:  TP PKK Bontang Perkuat Peran Kader Dasawisma di Kelurahan Guntung

Maka, data tersebut akan dilaporkan secara berjenjang sampai ke tim penggerak pusat. Data ini akan diintervensi oleh OPD teknis maupun potensi sumber yang ada di masyarakat.

“Dasawisma sangat besar sumbangsih dan partisipasinya dalam penyediaan data yang up to date sebagai dasar intervensi program yang tepat sasaran,” tandasnya. (adv kominfo)

%d blogger menyukai ini: