Tetap “Live” saat Dibom Israel, Presenter TV Iran Sahar Emami jadi Simbol Perlawanan Nasional

selisik
3 Min Read

Selisik.id – Seorang pembawa berita televisi Iran, Sahar Emami (40), menjadi sorotan dunia setelah tetap melaksanakan siaran langsung di tengah serangan rudal Israel yang mengguncang gedung kantor berita tempat ia bekerja.

Sosoknya kini dipuji sebagai simbol perlawanan nasional dan keberanian perempuan Iran.

Dilansir dari Financial Times, Emami tengah membacakan berita di saluran TV milik pemerintah, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), pada Senin (16/6/2025), ketika suara ledakan keras terdengar dan studio diselimuti asap serta serpihan puing.

Tayangan siaran langsung tersebut sontak mengejutkan pemirsa yang menyaksikan perkembangan konflik Israel-Iran melalui televisi nasional.

BACA JUGA:  12 Hari Perang Lawan Iran, Israel Alami Kerugian Rp324 Triliun

“Suara yang baru saja Anda dengar adalah suara agresor yang menyerang tanah air kita, suara penindas yang ingin membungkam kebenaran,” ujar Emami sambil mengangkat jari telunjuknya di hadapan kamera.

“Apa yang baru saja Anda saksikan… studio berita yang penuh asap ini,” lanjutnya, sebelum terpaksa meninggalkan meja siaran karena ledakan kedua menghantam bangunan.

Beberapa menit kemudian, Emami kembali muncul di layar dari studio cadangan, meski gedung IRIB terlihat terbakar dalam video yang beredar di media sosial.

Aksi heroiknya langsung direspons oleh pemerintah dan media lokal, yang menyebutnya sebagai “singa betina Iran”.

BACA JUGA:  Khawatir Perang Pecah, Sejumlah Negara Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

Dipuji presiden, diabadikan dalam mural

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut Emami sebagai “simbol ketangguhan, ketabahan, dan semangat pantang menyerah”.

Juru bicara pemerintah, Fatemeh Mohajerani, bahkan menyamakan Emami dengan Gordafarid, tokoh perempuan pejuang dari epik Shahnameh karya sastrawan legendaris Persia, Ferdowsi.

“Malam tadi, di tengah serangan brutal rezim Zionis… seorang perempuan Iran berdiri tegak di hadapan kamera tanpa rasa takut, penuh keteguhan, dan cinta pada tanah airnya,” kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

“Dia adalah suara Iran,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Iran Tolak Permintaan Pemimpin Barat Agar Tak Serang Israel

Kurang dari 24 jam setelah kejadian, mural bergambar Emami tengah siaran dengan jari telunjuk terangkat telah terpajang di Lapangan Vali-e Asr, pusat kota Teheran.

Mural tersebut menampilkan ayat dari Shahnameh yang menggambarkan “gadis di medan perang”, memperkuat kesan nasionalisme melalui referensi budaya pra-Islam yang jarang disorot oleh Republik Iran.

Sejumlah tokoh olahraga juga ikut memberi dukungan. Atlet karate Amir Mehdizadeh dan penembak jitu Javad Foroughi bahkan mendedikasikan medali emas mereka dari kompetisi internasional untuk Emami. Mohajerani mengusulkan penghargaan jurnalisme keberanian diberi nama Emami.

(Kompas.com)

Share This Article