BONTANG – SMP Negeri 5 Bontang terus memperkuat komitmen dalam pengelolaan lingkungan sekolah dengan menargetkan kembali predikat tertinggi dalam program Adiwiyata, yakni Adiwiyata Mandiri. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 5 Bontang, Sari Indrawati, menyampaikan bahwa sebelumnya sekolah tersebut pernah meraih predikat Adiwiyata Mandiri. Namun, berdasarkan hasil evaluasi terakhir, capaian tersebut saat ini berada pada tingkat Adiwiyata Nasional sehingga perlu dilakukan penguatan kembali.
“Saat ini posisi kami berada pada tingkat Adiwiyata Nasional, dan sedang melakukan berbagai upaya untuk kembali meraih predikat Adiwiyata Mandiri,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa program Adiwiyata merupakan inisiatif dari Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan mendorong sekolah memiliki kepedulian serta budaya lingkungan hidup yang terintegrasi dalam seluruh aktivitas pendidikan.
Dalam implementasinya, SMPN 5 Bontang terus membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan warga sekolah, mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi, hingga penerapan pembelajaran berbasis lingkungan.
Selain itu, untuk mencapai predikat Adiwiyata Mandiri, sekolah juga dituntut berperan aktif dalam membina sekolah lain sebagai sekolah imbas, dengan jumlah minimal 10 sekolah binaan.
“Berbagai langkah terus kami lakukan, mulai dari meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan hingga memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, SMPN 5 Bontang optimistis dapat kembali meraih predikat Adiwiyata Mandiri dalam waktu dekat sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan berwawasan lingkungan.

