Selisik.id – SMP Negeri 2 Bontang memperkuat komitmennya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan edukasi dan kesadaran seluruh warga sekolah terhadap bahaya narkotika.
Kepala SMPN 2 Bontang, Siti Chusuning, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa agar mampu mengenali risiko penyalahgunaan narkoba dan menjauhinya.
“Kerja sama ini menjadi salah satu upaya kami dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus membangun kesadaran siswa tentang pentingnya menjauhi narkoba sejak usia sekolah,” ujarnya (17/6/2026).
Menurutnya, program yang dijalankan bersama BNN tidak hanya berupa sosialisasi kepada siswa. Guru dan orang tua juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan edukatif guna memperkuat pengawasan serta pendampingan terhadap anak, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Siti menilai pencegahan penyalahgunaan narkoba memerlukan peran aktif semua pihak. Pasalnya, peredaran narkoba saat ini semakin kompleks dan dapat menyasar berbagai kalangan, termasuk pelajar.
“Pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Sekolah, orang tua, dan masyarakat harus saling bersinergi agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman narkotika,” timpalnya.
Melalui kesepakatan tersebut, SMPN 2 Bontang berkomitmen mendukung program pencegahan narkoba melalui kegiatan edukasi, pembinaan karakter, dan peningkatan kesadaran warga sekolah.
“Dengan langkah ini Kita berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tandasnya.

