Polda Kaltim Bantah Soal Data Aliran Uang Tambang Ilegal ke Sejumlah Pejabat Polisi

selisik
1 Min Read

Balikpapan – Pasca gegernya pengakuan Ismail Bolong terkait setoran dana hasil tambang ilegal di Kaltim kepada Kabareskrim, kini beredar data alur setoran uang yang menyebut sejumlah pejabat utama Polda Kaltim.

Dalam data yang beredar tersebut sejumlah petinggi di Polda Kaltim hingga sejumlah pejabat di jajaran Polres daerah mendapat setoran uang dari Ismail Bolong.

BACA JUGA:  Pansus Sebut Aktor Pembuat 21 IUP Palsu Sudah Meninggal

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo pun membantah perihal data yang beredar tersebut.

“Yang jelas Propam Polda Kaltim tidak mengeluarkan itu,” ujar Yusuf dikutip dari Kompas.com, Selasa (8/11/2022).

Dalam data tersebut tercatut beberapa nama petinggi di Polda Kaltim, salah satunya adalah Dir Krimsus Polda Kaltim Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono. Namun Yusuf memastikan informasi tersebut tidak benar.

BACA JUGA:  Ismail Bolong Terancam 5 Tahun Penjara Kasus Tambang Ilegal di Kaltim

“Yang jelas tidak benar (informasi data alur),” tutupnya.

Tidak hanya sejumlah pejabat di Polda Kaltim saja, dalam data tersebut juga disebutkan sejumlah pejabat di Polresta Samarinda juga menerima setoran dana dari Ismail Bolong.

Namun, hal ini juga dibantah langsung oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli. Dirinya mengaku tidak tahu soal data alur setoran dana yang beredar.

BACA JUGA:  Praktisi Hukum Sebut Tambang Ilegal di Kaltim Banyak Dibiarkan

“Saya tidak tahu itu (data) dari mana dan siapa yang menyebar. Coba ditanya siapa yang menyebar itu,” ujarnya.  

Share This Article