Petugas DPMPTSP Bontang Lakukan Pendampingan Langsung Bagi Warga yang Kesulitan Input OSS

selisik
3 Min Read

Selisik.id – Meski sistem perizinan usaha saat ini telah berbasis digital dan dirancang agar masyarakat dapat mengurus secara mandiri, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang tetap menyediakan layanan pendampingan langsung bagi warga yang mengalami kesulitan menggunakan sistem OSS.

Pejabat Fungsional Penata Perizinan DPMPTSP Bontang, Idrus, mengatakan tingkat kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi masih sangat beragam, terutama di kalangan pelaku usaha senior.

“Masyarakat kita variatif, ada yang muda dan mahir teknologi, tapi banyak juga pelaku usaha senior yang kesulitan memakai aplikasi OSS,” ujarnya, (11/5/2026).

Untuk mengatasi kendala tersebut, DPMPTSP menyiapkan unit pendampingan khusus di area pelayanan agar warga dapat dibantu langsung oleh petugas saat melakukan penginputan data usaha.

BACA JUGA:  Sistem Perizinan Terintegrasi, Lokasi Usaha di Bontang Terpantau Citra Satelit Nasional

“Kami siapkan unit pendampingan di mana warga bisa duduk bersama petugas untuk menginput data usaha mereka langkah demi langkah,” timpalnya.

Menurut Idrus, berbagai kendala teknis kerap dihadapi masyarakat saat mengurus izin secara online, mulai dari gagal mengunggah dokumen hingga kesalahan memilih kategori usaha.

“Jangankan masyarakat, sistem terkadang memang butuh ketelitian tinggi. Makanya pendampingan ini penting agar datanya tidak salah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan layanan pendampingan tersebut bertujuan agar transformasi digital tidak justru menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin menjalankan usaha.

“Intinya kami tidak ingin sistem digital ini malah menjadi penghambat warga untuk berusaha karena mereka tidak paham caranya,” tegas Idrus.

BACA JUGA:  Sistem Perizinan Terintegrasi, Lokasi Usaha di Bontang Terpantau Citra Satelit Nasional

Dalam praktiknya, banyak warga datang langsung ke kantor pelayanan dengan membawa telepon genggam mereka untuk meminta bantuan mulai dari proses pendaftaran hingga mengunduh sertifikat NIB yang sudah terbit.

“Ada kepuasan tersendiri bagi warga saat mereka melihat prosesnya langsung dan izinnya terbit di hari yang sama,” terangnya.

Selain membuka layanan di kantor, DPMPTSP juga aktif melakukan pendampingan melalui kegiatan sosialisasi di tingkat kecamatan maupun kelurahan dengan sistem jemput bola.

“Kami sering jemput bola, membawa perangkat untuk membantu warga di wilayah masing-masing agar lebih dekat,” katanya.

BACA JUGA:  Sistem Perizinan Terintegrasi, Lokasi Usaha di Bontang Terpantau Citra Satelit Nasional

Idrus mengakui bahwa proses adaptasi masyarakat menuju sistem pemerintahan berbasis elektronik membutuhkan waktu dan edukasi yang berkelanjutan.

“Kami sabar mendampingi karena kami tahu ini bagian dari adaptasi masyarakat terhadap sistem pemerintahan berbasis elektronik,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat yang masih mengalami kesulitan dalam penggunaan OSS untuk tidak segan datang langsung meminta bantuan kepada petugas pelayanan.

“Silakan datang, kami akan bantu hingga tuntas tanpa harus merasa terbebani dengan rumitnya aplikasi,” tutup Idrus.

TAGGED:
Share This Article