Penyekatan di 6 Titik, Satpol PP Ikut Siaga

Bontang – Kota Bontang, Kalimantan Timur, resmi memberlakukan pengetatan penerapan PPKM Mikro mulai Rabu (7/7/2021). Sejumlah aturan pembatasan dilakukan. Di antaranya mengaktifkan pos penyekatan di 6 titik yang tersebar mulai di pintu masuk, hingga ruas jalan utama Kota Taman.

Pos penyekatan ini dijaga oleh aparat gabungan. Terdiri Satpol PP, Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan.

Keenam pos penyekatan itu di antaranya: Jalan S Parman (posko I Tugu Selamat Datang), Jalan Bhayangkara (posko II Simpang 3, menuju Jalan Cipto Mangunkusumo), Jalan Letjen Suprapto (posko III Simpang 4 Bontang Baru), Jalan Ahmad Yani (posko IV Simpang 3 Gunung Sari), Jalan Arif Rahman Hakim (posko V Bukit kusnodo) dan Jalan Soekarno-Hatta atau tepat di depan Polsek Bontang Barat.

BACA JUGA:  Satpol PP Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan di Kelurahan Belimbing

Dari seluruh pos penyekatan, ada 2 yang dijaga 24 jam. Yakni Tugu Selamat Datang atau Jalan S Parman dan Jalan Soekarno-Hatta. Keduanya mendapat perhatian khusus sebab ini merupakan gerbang masuk dan keluar utama Kota Bontang.

Sementara untuk 4 titik lain, ruas jalan dijaga mulai pukul 17.00 hingga pukul 00.00 Wita. Penetapan waktu ini sebagaimana instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 17 Tahun 2021. Dalam instruksi itu menyatakan pemerintah memperketat penerapan PPKM Mikro di luar Jawa dan Bali. Bontang masuk bersama 43 daerah lainnya.

Adapun aturan ini mulai berlaku mulai, Rabu (7/7/2021) besok hingga Selasa (20/7/2021). Mereka yang bukan warga Bontang, dan hendak masuk ke kota ini wajib menyertakan surat keterangan swab antigen negatif Covid-19. (adv/kominfo)

%d blogger menyukai ini: