Pemprov Kaltim Izinkan KONI Rekrut Atlet Luar Daerah

selisik
3 Min Read

Balikpapan – Kaltim punya misi besar pada prestasi olahraga di panggung nasional. Pemprov Kaltim membidik Benua Etam mampu bertengger di posisi tiga besar panggung nasional.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Saat menghadiri agenda penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tahun 2025 di Four Point by Sheraton Balikpapan, Kamis (7/8).

Terkait ini, Rudy secara tegas menyatakan bahwa Kaltim harus menembus posisi tersebut dalam ajang olahraga. Terutama pada panggung Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara.

“Makanya pembinaan di daerah ini harus digenjot lagi, mudah-mudahan target tersebut bisa diwujudkan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan itu, Rudy juga memberi lampu hijau jika daerah harus merekrut atlet dari luar. Dengan catatan, poin utamanya adalah pembinaan atlet daerah, dengan intens menggelar kejuaraan-kejuaraan skala regional.

BACA JUGA:  Atlet Peraih Medali Emas di Sea Games 2025 Akan Diguyur Bonus Rp1 Miliar

“Jadi kita lakukan dulu pembinaan atlet kita. Nanti kekurangannya bisa rekrut atlet luar Kaltim yang berprestasi,” ujar dia.

Tak hanya itu, Rudy juga menilai Kaltim harus mengoptimalkan cabang olahraga (cabor) yang punya potensi medali lebih banyak, seperti atletik dan renang. Sebab, dengan semakin banyak medali yang diperebutkan, maka peluang untuk meraihnya juga akan semakin besar.

“Maka, pembinaan di cabor-cabor dengan nomor pertandingan yang banyak mesti dimaksimalkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, dana hibah yang digelontorkan Pemprov Kaltim yakni Rp 77,45 miliar. KONI Kaltim mendapat porsi paling besar yakni senilai Rp 45,5 miliar.

BACA JUGA:  Kasmidi Serahkan Bantuan Penunjang IPSI, Minta Jadi Pemicu Semangat Atlet

Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Kaltim, khususnya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

“Dengan ditandatanganinya NPHD ini, pembinaan prestasi olahraga bisa kembali bergulir. Karena ini adalah tonggak awal KONI Kaltim untuk berbuat,” kata Rusdi, sapaannya.

Diakuinya, tanpa adanya NPHD, pembinaan cukup sulit untuk berjalan. Mengingat banyaknya agenda olahraga yang perlu dipersiapkan.

Di antaranya, sambung Rusdi, persiapan untuk melakoni Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) tahun ini, serta Porprov Kaltim VIII/2026 di Paser. Kemudian, menurunkan atlet pada agenda Kejurnas, sekaligus BK PON yang rencananya mulai digeber tahun depan.

BACA JUGA:  27 Atlet Berprestasi Resmi Jadi PNS Kemenpora

Disinggung soal merekrut atlet luar daerah, ia mengaku belum bisa memberi tanggapan. Untuk saat ini, pihaknya akan menunggu saja bagan yang dikehendaki Pemprov Kaltim.

“Mudah-mudahan nanti ada konsep yang tepat, biar kita tidak salah dalam implementasinya. Jadi memang masih kami mau kaji lagi sambil menunggu dari Pak Gubernur dan Dispora Kaltim,” tuntas Rusdi.

(Kaltimpost.id)

TAGGED:
Share This Article