PENAJAM – Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan peningkatan dalam produktivitas pertanian. Pada panen yang dilakukan di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, hasil produksi padi mencapai 6,6 ton per hektare.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU pun memberikan dukungan dengan menyalurkan bantuan 22 unit traktor roda 4 guna mendorong mekanisasi pertanian yang lebih efisien.
Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, menyampaikan bahwa metode tanam pindah yang diterapkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Maju menjadi salah satu faktor utama peningkatan hasil panen kali ini.
“Berdasarkan hasil ubinan BPS, panen padi mencapai 6,6 ton per hektare. Ini membuktikan bahwa sistem tanam yang lebih modern bisa meningkatkan produktivitas secara signifikan,” ujar Andi, Senin (24/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa bantuan traktor ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengolah lahan dengan lebih cepat dan meningkatkan efisiensi kerja.
“Dengan mekanisasi, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat dan petani bisa menanam lebih dari dua kali dalam setahun. Ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka,” jelasnya.
Pemkab PPU berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pelatihan bagi petani, terutama dalam penerapan teknologi pertanian modern.
“Kami ingin pertanian di PPU semakin berkembang dengan bantuan teknologi, sehingga hasil panen lebih optimal dan petani mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” tutupnya.
Melalui program ini, diharapkan ketahanan pangan di PPU semakin kuat dan sektor pertanian terus mengalami perkembangan positif. (Adv)

