Bontang – Kecelakaan tunggal yang berujung maut terjadi di Jalan Sultan Syahrir, RT 31, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, pada Minggu (5/4/2026) malam sekitar pukul 23.45 Wita.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Stylo berwarna putih dengan nomor polisi KT 4983 QK. Kendaraan yang dikendarai korban mengalami kerusakan parah di bagian depan setelah menghantam median jalan di tikungan sebelum bengkel 135 Garage.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Kelurahan Tanjung Laut Indah. Saat kejadian, korban melaju dari arah simpang Masjid Al-Hijrah menuju Pelabuhan Tanjung Laut Indah. Namun, ketika melintasi tikungan, korban diduga kehilangan kendali hingga menabrak pot tanaman di median jalan.
Salah seorang warga, Jainudin, mengatakan korban tidak menggunakan helm saat berkendara, sehingga mengalami luka parah usai benturan.
“Korban tidak menggunakan helm saat kejadian. Setelah menghantam median, dia mengalami luka parah di bagian kepala dan kedua lengan,” ujarnya.
Warga lainnya, Bakhmat, juga menyebut kondisi korban sangat serius setelah kejadian.
“Parah sekali tadi. Kabarnya meninggal dunia,” katanya.
Benturan keras membuat korban langsung tidak sadarkan diri di lokasi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Amalia. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka berat, terutama di bagian kepala dan leher.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi membenarkan kejadian kecelakaan tunggal tersebut.
“Benar, kecelakaan maut dan korban meninggal dunia,” ucap AKP Purwo.
Ia menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat korban kehilangan konsentrasi saat berkendara hingga menabrak median jalan.
“Korban meninggal dunia. Diduga kehilangan konsentrasi saat berkendara sehingga menabrak median jalan,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan proses penanganan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kronologi secara menyeluruh berdasarkan keterangan para saksi.
“Nanti kami update informasi selanjutnya,” pungkasnya.

