Bontang – Sebanyak 115 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari sekolah dasar negeri dan swasta se-Kota Bontang mengikuti pelatihan pemahaman konsep keagamaan dengan metode pembelajaran interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini digelar oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kota Bontang sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik.
Ketua KKG PAI Kota Bontang, Adam, menjelaskan pelatihan ini bertujuan agar guru dapat mengembangkan metode pembelajaran yang lebih aplikatif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Kami ingin guru agama di Bontang mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna, tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pemahaman yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Adam menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan inovasi antar guru, sehingga pembelajaran agama di sekolah lebih menarik dan berdampak bagi perkembangan karakter peserta didik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, memberikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan ini. Ia menegaskan, guru agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik, sehingga peningkatan kompetensi pendidik menjadi hal penting.
“Pendidikan agama menjadi fondasi penting bagi pembentukan moral dan budi pekerti anak-anak. Kegiatan seperti ini sangat kami dukung penuh,” ujar Abdu Safa.
Abdu Safa Muha berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan agama di Kota Bontang.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan guru PAI di Bontang dapat menerapkan strategi pembelajaran yang lebih mendalam, kreatif, dan berorientasi pada penguatan karakter, sejalan dengan kurikulum pendidikan yang holistik dan humanis.

