Kepala OPD Tidak Hadir, Pembahasan Dua Raperda Ditunda

SELISIK.ID, Bontang – Rencana membahas dua rancangan peraturan daerah (raperda), Senin (24/2/2020) terpaksa ditunda.

Penyebabnya, organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersinggungan dengan raperda, tidak menghadiri paripurna. Agenda saat itu seyogianya adalah mendengarkan pandangan akhir fraksi.

Dua raperda yang terancam ditunda adalah Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 3/2010 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Serta Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bontang Etha Rimba Paembonan mengatakan, bahwa untuk membahas raperda tersebut perlu sinergi dua belah pihak.

“Sementara, mereka tidak datang rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi,” tegasnya.

Dikatakannya, perlu ada ketegasan sehingga tidak terulang kejadian yang sama. “Jangan sampai terkesan bahwa hanya satu pihak yang bersemangat,” jelasnya.

“Ini bukan lembaga kaleng-kaleng. Saya sepakat untuk ditunda sementara waktu pembahasannya,” tutur Nursalam, anggota Komisi II. “Bukan maksudnya membatalkan Raperda, tapi ditunda. Paling tidak ada sanksi. Karena ini bukan kali pertama, sebelumnya sudah pernah,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menegaskan akan menegur kepala OPD yang tidak hadir. (dik/adv)